Kepatuhan Masyarakat Terhadap 3M jadi Kunci Keberhasilan Penanganan Covid-19

Kepatuhan Masyarakat Terhadap 3M jadi Kunci Keberhasilan Penanganan Covid-19
Ilustrasi, penumpang kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat menerima masker dan hand sanitizer dari PT KAI. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 mencatat, penggunaan masker pada September 2020 meningkat ketimbang di awal pandemi virus corona (April), meski belum dibarengi dengan peningkatan perilaku menjaga jarak serta mencuci tangan.

Ahli epidemiologi dari Universitas Airlangga Laura Navika Yamani menyatakan, apa yang diupayakan pemerintah patut diapresiasi.

Namun, efektivitas kebijakan yang sudah dibuat perlu keterlibatan seluruh lapisan masyarakat untuk mematuhi dan saling mengawasi.

“Implementasi dan pengawasannya memerlukan kolaborasi beberapa pihak, tidak hanya menuntut masyarakat saja. Butuh pengawasan ketat. Jika ada pelanggaran, perlu peringatan tegas,” kata Laura dalam Katadata Forum Virtual Series, Mencegah Penyebaran Covid-19 di Transportasi Umum.

Laura juga mengingatkan, dalam waktu dekat akan ada libur cukup panjang pada pengujung Oktober 2020.

Momen ini perlu diwaspadai, jangan sampai menjadi klaster baru penularan virus corona melalui aktivitas berlibur yang dilakukan masyarakat.

Masyarakat yang bersikeras hendak mengunjungi destinasi wisata pada liburan panjang nanti seharusnya taat 3M.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News