Keripik Tempe Kediri Merambah Pasar Ekspor Timur Tengah, Bea Cukai Fasilitasi PDE Internet

Keripik Tempe Kediri Merambah Pasar Ekspor Timur Tengah, Bea Cukai Fasilitasi PDE Internet
Bea Cukai Kediri memberikan edukasi serta fasilitas instalasi pengolahan data elektronik (PDE) internet pada industri kecil menengah (IKM). Foto: Humas Bea Cukai.

jpnn.com, KEDIRI - Bea Cukai Kediri memberikan edukasi serta fasilitas instalasi pengolahan data elektronik (PDE) internet pada industri kecil menengah (IKM). Salah satunya kepada PT Bala Aditi Pakuaty, yang produk tempenya mampu menembus pasar ekspor negara-negara timur tengah.

“Kami berharap, PT Bala Aditi Pakuaty mampu melakukan ekspor secara mandiri dengan fasilitas PDE Internet. Karena submit dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang dapat dilakukan mandiri,” ujar Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama  Hendratno Argosasmito.

Dalam kesempatan itu, Hendratno juga menjelaskan segala sesuatu yang berkenaan dengan tata laksana ekspor, mulai dari persyaratan dan juga masalah perizinan.

Pandemi Covid-19 tidak membatasi Bea Cukai menjalankan fungsinya sebagai trade facilitator.

Salah satunya Bea Cukai Kediri, yang mempunyai program untuk berperan aktif dalam menggiatkan perekonomian IKM, yang diwujudkan dengan pemberian edukasi serta fasilitasi PDE internet untuk PT Bala Aditi Pakuaty.

PT Bala Aditi Pakuaty mempunyai produk keripik tempe dengan merk Pakuaty yang sudah merambah pangsa ekspor ke negara-negara di timur tengah.

Billy, pemilik produk, sangat mengapresiasi langkah Bea Cukai Kediri dalam mendukung industri kecil menengah (IKM), dengan memberikan asistensi dan edukasi berkaitan dengan ekspor.

“Saat ini sudah ada pesanan dari beberapa negara di Timur Tengah, dan dengan adanya asistensi dan fasilitas yang kami terima  maka dalam melaksanakan ekspor akan lebih mudah,” ujar Billy.

Inilah keuntungan fasilitas pengolahan data elektronik (PDE) internet bagi industri kecil menengah (IKM).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News