Kernel Ikut Tender Pembelian Minyak SKK Migas

Kernel Ikut Tender Pembelian Minyak SKK Migas
Kernel Ikut Tender Pembelian Minyak SKK Migas

JAKARTA - Bisnis trading atau perdagangan migas bukanlah bisnis kacangan. Setiap tahun, perputaran uang di bisnis ini mencapai ratusan triliun Rupiah.
       
Sejatinya, Satuan  Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) hanya mengurusi sektor hulu migas. Namun, institusi yang dulu bernama BPMigas ini juga bersinggungan dengan sektor hilir. Sebab, SKK Migas memiliki wewenang untuk menjual minyak dan gas bagian pemerintah kepada para buyer atau pembeli.
       
Dari total minyak dan gas yang diproduksi oleh kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), sekitar 83 persen menjadi bagian negara, sedangkan 17 persen merupakan bagian kontraktor. Namun, kontraktor berhak mendapat ganti biaya operasi melalui skema cost recovery yang juga dibayarkan dalam bentuk minyak, sehingga total minyak yang diterima kontraktor mencapai kisaran 43 persen, sedangkan bagian pemerintah tinggal 57 persen.
       
Sekretaris SKK Migas Gde Pradnyana  mengatakan, dari total bagian pemerintah tersebut, sebagian minyak dipasok ke kilang Pertamina. Namun, sebagian lain yang tidak cocok dengan spesifikasi kilang atau tidak bisa terserap kilang, lantas dijual ke luar negeri atau diekspor. Dalam proses penjualan minyak ini, SKK Migas melakukan tender yang diikuti oleh sekitar 40 perusahaan jasa jual beli atau trader. 'Mekanismenya, penawar tertinggi akan menang,' ujarnya kemarin (14/8).
       
Nah, Kernel Oil Pty Ltd merupakan salah satu diantara 40 perusahaan mitra SKK Migas yang biasa ikut tender pembelian minyak. Tahun-tahun sebelumnya, Kernel beberapa kali memenangkan tender pembelian minyak dari SKK Migas (dulu BPMigas). Tapi, tahun 2013 ini, tercatat belum pernah memenangkan tender sekalipun. 'Untuk tender minyak periode Agustus (2013) Kernel ikut lagi,' katanya.  
       
Pengamat Perminyakan dari ReforMiner Institute Pri Agung Rakhmanto mengatakan, proses tender inilah yang membuka celah adanya interaksi antara perusahaan trader dengan pejabat SKK Migas sebagai penentu pemenang tender. 'Jika ingin potensi korupsi ditekan, maka proses tender seperti ini harus dibuka setransparan dan seakuntabel mungkin,' ujarnya.
       
Pihak Kernel sendiri hingga kemarin belum bisa dimintai konfirmasi. Para wartawan yang mendatangi kantor  Kernel di Equity Tower lantai 35 Floor Suite B, kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), sama sekali tidak diperkenan untuk masuk dan bertemu dengan manajemen atau karyawan.
       
Dalam company proifil-nya, Kernel bergerak di bidang perdagangan minyak mentah dan berbagai produk minyak, seperti bensin, minyak gas, bahan bakar, minyak dasar, aspal, minyak mentah dan kondensat, gas, nafta, minyak tanah, minyak pelumas, dan residu. Aktivitas perdagangan minyak mentah Kernel Oil dilakukan di berbagai negara, yang mencakup kawasan Timur Jauh, Timur Tengah, Mediterania, hingga Afrika Barat.
      
Sementara itu, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik langsung menonaktifkan Rudi Rubiandini dari jabatan Kepala SKK Migas. Politikus senior Partai Demokrat ini lantas menunjuk Wakil Kepala SKK Migas Johannes Widjonarko sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala SKK Migas. 'Pergantian ini dilakukan sembari menunggu proses di KPK dan agar proses kerja di SKK Migas bisa terus berjalan,' ujarnya.
       
Secara pribadi, Jero mengungkapkan kekagetannya atas penangkapan KPK terhadap Rudi Rubiandini. Jero mengaku, dirinya langsung menemui Presiden SBY untuk mendiskusikan langkah pengamanan kinerja sektor migas pasca tertangkapnya Rudi. 'Saya tidak habis pikir dan kaget (dengan penangkapan ini),' katanya. (owi)


Inilah Sepak Terjang Rudi Rubiandini

# Di luar lingkaran pemerintah :
- Profesor dan dosen jurusan Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB)
- Dosen Teladan ITB (1994 dan 1998)
- Konsultan berbagai proyek pengembangan lapangan migas di Indoneia
- General Manager Sasana Olahraga Ganesha ITB


# 2009 Masuk Lingkaran Pemerintah

- 2009 - 2010 : Penasihat ahli Kepala BPMigas
- 2010 - 2011 : Wakil Ketua Tim Pengawas Peningkatan Produksi Migas (TP3M) Kementerian ESDM dan sebagai Wakil Ketua Tim Investigasi Kecelakaan Migas, termasuk blowout lumpur Lapindo.
- 2010 - 2011 : Sekretaris pimpinan BPMigas
- 2011 - 2012 : Deputi Pengendalian Operasi BPMigas
- 2012 : Wakil Menteri ESDM
- 2013 : Kepala SKK Migas


JAKARTA - Bisnis trading atau perdagangan migas bukanlah bisnis kacangan. Setiap tahun, perputaran uang di bisnis ini mencapai ratusan triliun Rupiah.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News