Kerugian Banjir Bandang Padang Rp263,9 M

Kerugian Banjir Bandang Padang Rp263,9 M
Kerugian Banjir Bandang Padang Rp263,9 M
PADANG --Kerugian akibat banjir bandang yang menerjang rumah masyarakat dan areal pertanian di enam kecamatan di Kota Padang, diperkirakan mencapai Rp 263,9 miliar. Kerugian tersebut tersebar di tiga sektor yakni, infrastruktur, pendidikan, pertanian, peternakan, perkebunan dan kehutanan. Untuk mengantisipasi dampak lanjutan, BNPB berencana melakukan pemantauan udara.

Demikian terungkap dalam pertemuan antara Pemko Padang, BNPB, Pemprov Sumbar, DPD RI dan DPR RI, di Bandara Minangkabau Airport, kemarin (26/7). Hadir dalam pertemuan itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Wali Kota Padang Fauzi Bahar, Ketua DPD RI Irman Gusman bersama anggota DPD RI Emma Yohana. Lalu, anggota DPR RI Refrizal, Hermanto dan Mulyadi. BNPB hadir Deputi Penangganan Darurat BNPB, Dody Ruswandi.

”Setelah hujan deras selama 3 jam melanda Kota Padang, pada pukul 18.30 WIB, bertepatan dengan saat berbuka puasa, memicu meluapnya dua sungai besar di Kota Padang yaitu, Batang Kuranji dan Batang Arau. Kecepatan air bercampur lumpur tebal, serta batang-batang pohon mencapai lebih dari 40 km/jam, telah memporak-porandakan infrastruktur seperti jembatan, jalan, irigasi, perumahan, serta kawasan pertanian, ternak dan perkebunan,” ujar Fauzi Bahar.

Dia menyebutkan, proses evakuasi terhadap korban banjir bandang dilakukan sampai menjelang sahur. Terkesan lamannya proses evakuasi ini, akibat masih banyak warga terutama di Limaumanih, yang belum terevakuasi ke daerah ketinggian.

PADANG --Kerugian akibat banjir bandang yang menerjang rumah masyarakat dan areal pertanian di enam kecamatan di Kota Padang, diperkirakan mencapai

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News