Kesaksian Pengacara PDIP soal Bujuk dan Lobi demi Harun Masiku

Kesaksian Pengacara PDIP soal Bujuk dan Lobi demi Harun Masiku
Advokat PDI Perjuangan Donny Tri Istiqomah usai menjalani pemeriksaan di KPK, Rabu (12/2). Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

"Kalau tidak mau ya tidak apa-apa karena posisi saya tidak dalam mengambil keputusan. Kalau tidak mundur tidak mungkin juga saya pecat. Saya hanya berikan tawaran kalau bersedia mundur saya akan laporkan ke DPP bahwa Riezky bersedia mundur dan kita tidak berantem lagi dengan KPU," ujar Donny.

Berdasarkan laporan Saeful, ternyata Riezky tidak mau mengundurkan diri. Donny pun melapor kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

“Saya lapor, 'Mas, Riezky tidak mau mengundurkan diri, jadi satu-satunya jalan diberhentikan dari anggota partai’,” ujar Donny menirukan dialognya dengan Hasto.

Namun, Hasto justru memarahi Donny. Sebab, urusan memecat kader bukan domain Donny selaku pengacara, tetapi kewenangan DPP PDIP.

“Pengunduran diri dari anggota partai itu bukan kewenanganmu, itu kewenangan DPP, kewenanganmu langkah hukum," kata Donny menirukan ucapan Hasto.

Donny juga mengaku sempat bertemu dengan Wahyu Setiawan saat masih menjadi komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 7 Januari 2020. Pertemuannya di kantor KPU RI, Jakarta Pusat.

Donny menuturkan, pada pertemuan itu Wahyu mendorong DPP PDIP menggunakan mekanisme pergantian antar-waktu (PAW). “Nah saya tetap bertahan pada teori saya, karena kalau PAW itu Riezky Aprilia harus dipecat, pemecatan itu sudah bukan langkah hukum, itu sudah mekanisme internal pasrtai," kata Donny.

Menurut Donny, dirinya pernah menyampaikan hal tersebut kepada Hasto. Ternyata Hasto sangat marah.

Pengacara PDIP Donny Tri Istiqomah menuturkan, daripada berantem dengan KPU untuk meloloskan Harun Masiku lebih baik membujuk Riezky Aprilia selaku Caleg Terpilih dari Dapil I Sumsel.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News