JPNN.com

Ketika NDX AKA dan Nasida Ria Taklukkan Anak Gaul Ibu Kota

Senin, 08 Oktober 2018 – 22:34 WIB Ketika NDX AKA dan Nasida Ria Taklukkan Anak Gaul Ibu Kota - JPNN.com

jpnn.com - Dua nama grup ini punya fan base luar biasa di luar Jakarta. Berasal dari daerah, setiap kali grup ini manggung, penontonnya berjejal. Tapi, menaklukkan audiens muda ibu kota itu tidak mudah. Ketika NDX AKA dan Nasida Ria bisa melakukannya, itu adalah sebuah perayaan musik.

Dua grup tersebut tampil memukau di festival musik multigenre Synchronize Fest. Festival yang berlangsung pada 5-7 Oktober di JIExpo Kemayoran itu makin meriah dengan penampilan NDX AKA dari Jogjakarta dan Nasida Ria, grup kasidah dari Semarang.

Kemarin sore (7/10) Nasida Ria tampil. Dengan gaya musik khas 80-an dan 90-an, mereka disambut meriah oleh pengunjung yang mayoritas adalah generasi milenial. Terbentuk pada 1975, Nasida Ria membuktikan bahwa musik mereka ternyata bisa dinikmati anak zaman now.

Lagunya punya lirik seputar ajaran islami atau pesan moral. Siapa saja yang mendengar niscaya akan terhibur sekaligus mendapat pencerahan rohani.

Nama Nasida Ria mulai jadi perbincangan di kalangan generasi milenial beberapa tahun belakangan. Yakni, lewat YouTube dan media sosial. Lagu-lagunya kerap digunakan sebagai bahan meme atau video parodi.

Sebelum membawakan lagu, personel memberikan doa atau pesan moral. Misalnya lagu Wajah Ayu untuk Siapa yang ada liriknya ''kampret yang durhaka'' . ''Semoga semua perempuan di sini dijauhkan dari kampret,'' ucap Hj Rien Jamain, anggota Nasida Ria generasi pertama, sebelum membawakan lagu tersebut.

Sayang, Nasida Ria tak tampil lama-lama. Hanya tiga lagu selama 20 menit. Sabtu malam (6/10) NDX AKA juga bikin panggung ramai. Duo asal Jogjakarta itu terkenal dengan lagu-lagu dangdut hiphop dengan lirik berbahasa Jawa. Salah satunya adalah lagu Sayang yang memopulerkan nama Via Vallen. Merekalah yang kali pertama menyanyikan lagu tersebut.

Sebagian besar isi lagu NDX AKA seputar patah hati, tetapi disampaikan dengan cara yang asyik. Meski lirik-lirik lagu mereka berbahasa Jawa, nyatanya malam itu seluruh penonton yang sebagian besar anak muda ibu kota kompak nyanyi bareng. Mereka semua hafal lirik-lirik lagu dari duo yang digawangi Yonanda Frisna dan Fajar Ari itu.

Sumber Jawa Pos

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...