Ketua DPD Nilai Penangkapan Pembawa Poster di Blitar Terlalu Berlebihan

Ketua DPD Nilai Penangkapan Pembawa Poster di Blitar Terlalu Berlebihan
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada 16 Agustus 2021 lalu. Foto: Humas DPD RI.

Senator asal Jawa Timur itu mengingatkan agar pemerintah menghindari sikap arogan.

Menurutnya, aksi penyampaian aspirasi masyarakat yang dilarang dan ditangkap tetapi tidak diberikan solusi akan menjadi bom waktu.

"Tindakan si peternak tadi hanya ingin Presiden merespon bahwa harga jagung sangat tinggi dan tidak terbeli. Dia hanya menyampaikan aspirasi, tidak lebih," ujar LaNyalla.

Terlepas dari peristiwa penangkapan tersebut, LaNyalla menilai aspirasi yang disampaikan oleh sang peternak ayam petelur itu amat mendesak untuk ditindaklanjuti.

LaNyalla meminta kepada pemerintah untuk merespons persoalan tersebut dengan jalan melakukan langkah-langkah strategis dan stabilisasi harga jagung.

"Pemerintah harus hadir untuk masyarakatnya. Jangan sampai terjadi ketimpangan harga. Ketika satu komoditas melambung, lalu yang lainnya merugi. Tugas pemerintah yang harus menstabilkan harga komoditi agar sistem ekonominya berjalan secara normal," pungkas LaNyalla. (mrk/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta aparat tidak perlu bertindak terlalu represif terhadap masyarakat yang menyampaikan aspirasi.


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News