Ketua MPR Lepas Ormas dan Relawan Berikan Bantuan Korban Banjir di Bekasi

Ketua MPR Lepas Ormas dan Relawan Berikan Bantuan Korban Banjir di Bekasi
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo melepas Tim Kemanusiaan dari Tim Gerak BS, IMI, Relawan 4 Pilar, Pemuda Pancasila, Garda Ojol dan Motoladies membantu korban banjir Bekasi, Jawa Barat.Foto: Humas MPR RI.

jpnn.com, JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo melepas tim Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (GERAK BS), Relawan 4 Pilar, Rescue Ikatan Motor Indonesia (IMI) DKI Jakarta, Pemuda Pancasila (PP), Garda Ojol dan Motoladies yang akan berangkat menyalurkan bantuan sosial kemanusiaan.

Bantuan ditujukan untuk warga di delapan desa di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang menjadi korban banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Citarum sepanjang 50 meter.

Kedelapan desa tersebut yakni Sumberurip, Karangharja, Sumbereja, Karang Patri, Bantarsari, Karanghaur, Sumbersari, dan Bantarjaya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat setidaknya sudah lima unit rumah hanyut. Selain itu, ribuan rumah rusak akibat musibah tersebut.

“Menyebabkan hingga 6.500 warga mengungsi di 16 titik pengungsian," kata Bamsoet saat melepas Tim Kemanusiaan Gerak BS, IMI, PP, Garda Ojol dan Motoladies, di Jakarta, Rabu (24/2).

Ketua ke-20 DPR RI ini menjelaskan karena mayoritas warga adalah petani, musibah tersebut juga menyebabkan sekitar 280 hektare lahan persawahan rusak.

Dengan bergotong royong dan saling peduli satu sama lain, diharap bisa mengurangi beban yang ditanggung para saudara sebangsa yang sedang terkena musibah.

Ia menyatakan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hingga pemerintah pusat harus meningkatkan sinergitas dalam membenahi infrastruktur penanggulangan banjir, seperti tanggul Sungai Citarum.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo melepas Tim Kemanusiaan dari Tim Gerak BS, IMI, Relawan 4 Pilar, Pemuda Pancasila, Garda Ojol dan Motoladies membantu korban banjir Bekasi, Jawa Barat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News