Khofifah Optimistis Neraca Perdagangan dan Investasi Hong Kong di Jatim Terdongkrak

Khofifah Optimistis Neraca Perdagangan dan Investasi Hong Kong di Jatim Terdongkrak
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Misi Dagang dan Investasi di Hongkong, Senin (15/5). Foto: Dok Pemprov Jatim

“Untuk itu kami berharap setelah kami menggelar langsung misi dagang dan investasi Jatim di Hong Kong ini, akan ada peningkatan nilai investasi Hong Kong di Jatim. Dan tentunya juga ada peningkatan nilai perdagangan antara Jatim dan Hong Kong,” katanya.

Khofifah mengatakan, selama lima tahun terakhir realisasi investasi Jawa Timur menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Hal ini dibuktikan dengan adanya capaian realisasi yang signifikan sepanjang Tahun 2022 mencapai Rp.110,3 Triliun. Realisasi investasi Jawa Timur pada sepanjang tahun 2022 secara y-o-y meningkat sebesar 38,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Hal yang cukup menggembirakan adalah sepanjang tahun 2022 capaian realisasi Jawa Timur didominasi oleh Penanaman Modal Asing (PMA) yang lebih besar dibandingkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan peningkatan jumlah PMA sampai dengan 66,7% dibandingkan tahun 2021,” katanya.

Selain meningkatkan nilai investasi, misi dagang dan investasi di Jatim ini diharapkan dapat meningkatkan nilai perdagangan Hong Kong dan Jatim. Hal ini dikarenakan neraca perdagangan antara Provinsi Jatim dengan Hong Kong selama kurun waktu 2018 – 2022 menunjukkan trend fluktuatif bagi Jatim.

Pertumbuhan ekspor Jawa Timur ke Hong Kong menguat pada tahun 2022 sebesar 74,63 persen. Sedangkan dari sisi impor, signifikansi Hong Kong bagi Jawa Timur dapat dilihat dari menguatnya posisi Hong Kong yang masuk ke dalam enam besar negara asal impor Jawa Timur pada tahun 2022.

“Untuk itu kami mengundang para investor dan buyer dari Hong Kong untuk sesegera mungkin datang ke Jawa Timur untuk melihat langsung potensi kerjasama dan investasi yang bisa dilakukan di Jatim. Sehingga ada penguatan komunikasi dan kolaborasi yang diikuti transaksi perdagangan dan investasi signifikan,” katanya.

Ditegaskan Khofifah, Misi Dagang dan Investasi ini merupakan upaya fasilitasi Pemprov Jatim untuk mempertemukan para pelaku usaha dari Jawa Timur dan negara mitra dalam menyebarluaskan potensi produk industri, perdagangan, dan peluang investasi lainnya secara terintegrasi.

“Pemprov Jatim terus melakukan berbagai upaya perluasan jaringan pasar, baik dalam upaya peningkatan kerjasama dengan Negara Mitra maupun upaya peningkatan daya saing produk unggulan dalam negeri. Sehingga dalam misi dagang ini kami harap akan ada kontrak dagang antara pelaku usaha Jatim dengan buyer Hong Kong,” katanya.

Misi Dagang dan Investasi Provinsi Jatim berhasil memecahkan rekor komitmen transaksi sepanjang program ini dilaksanakan baik di dalam maupun luar negeri.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News