Kisah Mrican Caturtunggal di Yogyakarta, Sukses Bertani di Kota Bareng BRI

Kisah Mrican Caturtunggal di Yogyakarta, Sukses Bertani di Kota Bareng BRI
BRI Peduli menyalurkan bantuannya lewat BRInita atau Program BRI Bertani di Kota. Foto: dok BRI

Ketua Kelompok Tani Wanita (KWT) Srikandi Nur Handayani mengamini hal itu. KWT ini dirintis oleh Dukuh Mrican Caturtunggal Depok, Sumarji pada 26 Desember 2014.

Rindangnya Mrican Caturtunggal Depok bukan tanpa alasan. Rupanya padukuhan ini menerapkan ekosistem urban farming

Metode pertanian di perkotaan ini bertujuan mengoptimalkan lahan yang tak begitu luas, sehingga bisa memaksimalkan nilai manfaatnya, baik itu dari sisi sosial, ekonomi dan lingkungan.

Bukan itu saja, penerapan urban farming di Mrican Caturtunggal Depok ternyata juga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode ini juga terbukti sukses untuk konservasi sumber daya tanah dan air. 

Dari sisi sosial, ekosistem urban farming berhasil menguatkan rasa kebersamaan dan menciptakan budaya gotong royong bagi warga Mrican Caturtunggal Depok. 

Bonusnya, lingkungan Mrican Caturtunggal Depok jadi tampak indah dan rindang.

“Kami mendapatkan bantuan dari BRI Peduli dengan semua fasilitas sarana dan prasarana, seperti perlatan bertani, tanaman, sampai media tanam, sehingga membuat urban farming di Mrican Caturtunggal Depok makin berkembang dan bisa dipetik manfaatnya yang lebih besar bagi masyarakat,” tutur Nur Handayani.

BRI Peduli lewat BRInita Bantu Pengembangan Dusun

Jika berkunjung ke padukuhan (lingkungan) Mrican Caturtunggal, kita pasti akan mendapati pemandangan yang sangat menarik.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News