Kisah Tuti, Penderita Kanker Stadium Empat: Wajib Mengonsumsi Morfin Sebelum Beraktivitas

Kisah Tuti, Penderita Kanker Stadium Empat: Wajib Mengonsumsi Morfin Sebelum Beraktivitas
Tuti mengidap kanker stadium empat. Foto: ANTARA/Ogen

jpnn.com, BINTAN - Suasana Perumnas Tekojo, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Bintan, tampak sepi, Selasa (4/2) siang.

Kondisi suhu yang cukup panas sepertinya membuat warga enggan beraktivitas di luar rumah. Beberapa di antaranya lebih memilih duduk santai di teras depan rumah masing-masing.

Hari itu, Antara membuat temu janji dengan salah seorang warga (wanita) yang tinggal di Perumnas tersebut. Persisnya di Blok I Nomor 19.

Wanita dimaksud ialah Turizan Wahyuni atau akrab disapa Tuti, usianya sudah 50 tahun. Saat ditemui dia mengenakan mukena ungu. Barangkali baru siap melaksanakan salat Zuhur.

"Ayo Bang, silakan masuk, silakan duduk," katanya saat menyambut kedatangan pewarta Antara di ruang tamu kediamannya.

Tuti masih bersuami dan memiliki satu anak. Wanita paruh baya ini tercatat sebagai seorang karyawati pabrik garmen di Pulau Bintan.

Namun, pada tahun 2014, dia terpaksa berhenti lantaran divonis mengidap kanker. Penyakit dengan risiko paling mematikan di Indonesia.

"Padahal, saat itu saya tengah menjadi orang kepercayaan empunya pabrik garmen," kenang Tuti kala itu.

Tuti didiagnosa mengidap kanker payudara pada tahun 2014 dan diprediksi mampu bertahan hidup sekitar 2 tahun.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News