Kamis, 25 April 2019 – 03:31 WIB

KLHK Siaga Tangani Karhutla di Kalimantan Barat

Selasa, 21 Agustus 2018 – 10:04 WIB
KLHK Siaga Tangani Karhutla di Kalimantan Barat - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan siaga melakukan berbagai upaya pengendalian karhutla di tingkat tapak, baik upaya pencegahan atau pun penanggulangan.

"Patroli terpadu terus berlanjut untuk mengantisipasi puncak musim kemarau Agustus dan September nanti. Di Kalimantan Barat kembali diintensifkan patroli terpadu pada 65 posko desa rawan," ujar Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK, Raffles B. Panjaitan.

Berdasarkan prediksi BMKG, iklim di Indonesia tahun 2018 ini lebih kering dibandingkan tahun 2016 dan tahun 2017. Sebelumnya, iklim yang basah di tahun 2016 dan 2017 mampu menurunkan intensitas kebakaran hutan dan lahan.

"Kondisi ini patut diwaspadai di tahun 2018, dimana terjadi penumpukan bahan bakaran selama kurun waktu dua tahun ini. Dipicu iklim yang lebih panas tahun ini, membuka peluang terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang lebih besar dengan adanya penumpukan bahan bakaran sebelumnya," kata Raffles.

Prediksi dan observasi dari BMKG menunjukkan beberapa anomali yang sering berbeda pola dengan tahun-tahun sebelumnya, BMKG memprediksi akan munculnya gelombang panas (El Nino) pada bulan Oktober-Desember.

Munculnya El Nino juga diprediksi oleh beberapa Badan meteorologi Luar negeri (Jamstec Jepang, BOM Australia serta NCEP/NOAA Amerika mulai bulan Juli sampai dengan akhir tahun).

Selain itu, bulan Agustus hingga September diprediksikan sebagai puncak musim kemarau di Indonesia, dimana kondisi sejumlah wilayah di Indonesia cukup kering.

"Hal ini menyebabkan kondisi semakin rentan terjadinya karhutla terutama di wilayah–wilayah rawan, yang salah satunya diindikasikan dengan peningkatan hotspot di Sumatera dan Kalimantan, terutama Kalimantan Barat," tutur Raffles.

SHARES
TAGS   Menteri Siti KLHK
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar