JPNN.com

KLHK Umumkan Juara Lomba Foto dan Vlog Pengelolaan Sampah

Jumat, 05 Juli 2019 – 22:46 WIB KLHK Umumkan Juara Lomba Foto dan Vlog Pengelolaan Sampah - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar rangkaian acara Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019 yang diperingati setiap 21 Februari.

Kegiatan ditutup dengan pengumuman pemenang kompetisi foto dan vlog, Jumat (5/7), yang dilakukan oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) KLHK Rosa Vivien Ratnawati.

Vivien menilai HPSN merupakan momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan menuju Indonesia Bersih 2025.

“Pemerintah melalui KLHK telah mengadakan berbagai kegiatan memperingati HPSN 2019 di antaranya dengan menerbitkan surat edaran, aksi bersih sampah, peluncuran film animasi Pulau Akko, kampanye Mudik Asik Tanpa Sampah Plastik, termasuk lomba foto, dan vlog yang melibatkan generasi milenial,” kata dia kepada wartawan di Jakarta, Jumat (5/7).

Sesuai data KLHK, sebanyak 0,7 kilogram sampah dihasilkan oleh setiap orang setiap harinya. Hal itu setara dengan 66,5 juta ton sampah dihasilkan oleh Indonesia setiap tahunnya.

Kendati demikian, kapasitas tempat pengelolaan akhir (TPA) sampah terhitung masih terbatas, karena masih banyak daerah yang belum menerapkan sanitary landfill. Oleh karena itu, partisipasi seluruh lapisan masyarakat untuk mengurangi jumlah timbunan sampah menjadi langkah yang perlu dikedepankan saat ini.

“Generasi milenial menjadi salah satu kader lingkungan yang menjadi tumpuan pemerintah. Melalui lomba foto dan vlog ini, kami dapat melihat kreativitas anak muda dalam menyampaikan isu lingkungan dan menyebarkan rasa kepedulian di masyarakat umum,” beber Vivien.

Sedikitnya ada 138 peserta mengikuti lomba foto dan 101 peserta lomba vlog peringatan HPSN 2019. Dari jumlah tersebut terpilih tiga juara lomba foto yaitu Hendra Agus Setyan sebagai juara satu, Rosyan Sofyaman juara dua, dan Muhammad Ayudha juara tiga.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...