Koleksi 'Bangkai' Mobil Perang untuk Kemanusiaan

Koleksi 'Bangkai' Mobil Perang untuk Kemanusiaan
KOLEKSI - Alok Adiranto sedang memasang bendera bakti sosial di truk Dodge buatan AS, di garasi miliknya kawasan Rempoa, Jakarta Selatan, Rabu (31/3). Foto: Sugeng Sulaksono/Jawa Pos.
Hobi terhadap mobil Jip dan truk militer dipicu oleh ayahnya yang seorang tentara. Pada umur 7 tahun, ketika ayahnya memperbaiki mobil, Alok sering diminta menyediakan peralatan. "Waktu itu dia favoritnya Jeep willys 44 dengan truk Chevrolet. Chevroletnya sudah dipotong-potong di daerah Jember, sudah tinggal bangkainya di tempat kiloan. Kalau jip sudah dapat diselamatkan," imbuhnya.

Alok sempat mengenyampingkan hobinya itu karena harus berjuang merintis karir. Dia bekerja di Jaya Konstruksi ke banyak daerah seperti Bali, Sulawesi, Bengkulu, Palembang, baru balik lagi ke Jakarta tahun 1986. "Saya kerja bangun jalan Trans Sulawesi, Trans Sumatera, Irigasi, terus balik ke kantor pusat. Saya dulu anak buahnya Ciputra," tutur Alok yang kemudian mendirikan perusahaan PT Duta Graha, perusahaan kontraktor yang salah satu karyanya adalah Plasa Indonesia di bundaran HI, Jakarta. (kum)

Ketika pensiun, Alok Adiranto punya hobi yang tergolong langka. Dia mengoleksi dan memberdayakan "rongsokan" mobil-mobil perang. Selanjutnya,


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News