Korban Longsor Sukabumi Bertambah jadi 5, Termasuk 1 Bayi

Korban Longsor Sukabumi Bertambah jadi 5, Termasuk 1 Bayi
Suasana duka keluarga korban longsor Sukabumi. Foto: dari radarsukabumi

jpnn.com, SUKABUMI - Korban longsor yang menimbun 30 rumah di Dusun Garehong Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (31/12) pukul 17.30 terus bertambah.

Data sementara per Selasa 1 Januari 2019 pukul 10.00 WIB dari Posko Tanggap Darurat di Desa Sirnaresmi tercatat 32 kepala keluarga atau 107 jiwa terdampak longsor.

"Sebanyak lima orang meninggal dunia, tiga orang luka-luka, 61 orang selamat dan ditempatkan di pengungsian dan 38 orang belum ditemukan," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Senin (1/1).

Hingga pukul 10.00 WIB ditemukan tiga korban meninggal dunia yaitu satu laki-laki, satu perempuan dan satu bayi. Sebelumnya, Senin (31/12) malam ditemukan dua korban meninggal dunia. "Sehingga total korban meninggal hingga saat ini lima orang," kata Sutopo.

Sementara berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Sukabumi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, identitas lima orang korban longsor itu bernama Hendra (30), Sasa (4), Sukiat (50), Riska (27), dan seorang bayi yang belum diketahui nama dan usianya.

“Kemarin (31/12) kami menemukan jasad Hendra dan Sasa. Hari ini kami baru saja menemukan Sukiat, Riska dan seorang bayi,” kata Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Haris Sukarman.

Tim SAR gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, PMI, Tagana, SKPD, relawan dan masyarakat masih terus melakukan pencarian terhadap 38 orang korban yang diduga masih tertimbun longsor.

Pencarian masih dilakukan secara manual karena alat berat sulit didatangkan di lokasi bencana. Tiga alat berat sudah disiapkan namun masih sulit didatangkan ke lokasi karena akses jalan yang sempit, berbukit dan medannya berat.

Longsor susulan masih terjadi meski intensitasnya kecil. Kondisi tanah juga rapuh menyebabkan tim SAR kesulitan mencari korban.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News