Rabu, 21 Agustus 2019 – 22:43 WIB

Kronologis Pemuda Bunuh Ibu Kandung dan Tantenya, Ngeri!

Senin, 19 November 2018 – 15:25 WIB
Kronologis Pemuda Bunuh Ibu Kandung dan Tantenya, Ngeri! - JPNN.COM

jpnn.com, BARITO TIMUR - Syain Kadir alias Iin, 30, membunuh ibu kandungnya Bawi (60), Sabtu (17/11). Drama berdarah di malam persiapan pesta pernikahan tetangga dan kerabat di wilayah Murung Baki, Kelurahan Ampah, Kecamatan Dusun Tengah, Barito Timur, Kalteng itu, sontak membuat gaduh.

Tidak hanya ibu kandung, tante Iin atau kakak dari Bawi, Hatnah (70), serta adiknya Mariana (25) ikut menjadi korban keberingasan Iin. Polisi menembak Iin untuk menghentikan aksi brutal di malam persiapan pernikahan tetangganya itu.

Lokasi kejadian berjarak sekitar 60 km dari pusat ibu kota Bartim. Informasi yang dihimpun Kalteng Pos (Jawa Pos Group) di lapangan masih simpang siur. Belum banyak yang berani memberikan komentar atas kejadian berdarah satu keluarga tersebut.

Informasi dihimpun Kalteng Pos, tersangka dianggap sempat mengamalkan ilmu sesat. Tetapi hal tersebut belum bisa dibuktikan. Iin juga sempat disebut-sebut memendam rasa kepada pengantin perempuan. Lagi-lagi, kabar itu belum terbukti. Ada yang mengatakan Iin kerasukan. Ada yang mengatakan karena mabuk.

Kapolsek Dusun Tengah Iptu M Syafuan Nor menuturkan, pihaknya belum bisa menyampaikan terkait motif dan penyebab Iin mengamuk. “Untuk sementara dari kami, pelaku mendalami ilmu yang menyimpang,” ucapnya.

Syafuan mengungkapkan, peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Iin datang ke rumah kerabat yang juga tetangganya, Gafar, sambil marah-marah. Membawa sebilah parang. Iin merusak pelaminan. Warga yang membantu membuat pelaminan, lari tunggang langgang.

“Iin membacok tempat pelaminan. Kemudian kembali ke rumah,” sebut kapolsek kepada Kalteng Pos.

Sesaat setelah Iin masuk rumahnya, Bawi ibu kandung serta Mariana adik Iin lari ke luar. Mariana lari ke belakang rumah. Bawi lari ke rumah Gafar dan dikejar Iin. Tanpa basa basi, Iin mengayunkan parang ke leher Bawi. Anak durhaka itu membunuh ibu kandungnya.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar