Lagi, BNN Tangkap Anak Buah Ibrahim Hongkong

jpnn.com, JAKARTA - Pengembangan sindikat jaringan narkotika yang melibatkan anggota DPRD Langkat, Sumatera Utara Ibrahim alias Hongkong, masih terus berlanjut. Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali meringkus satu tersangka baru terkait penyelundupan sabu-sabu 105 kilogram dan ekstasi 30 ribu butir itu.
Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan tersangka itu adalah Syafwadi. "Dia ditangkap petugas BNN di Bandara Kualanamu, Medan, Sumut," kata Arman kepada JPNN, Kamis (23/8).
Arman menjelaskan, Syafwadi juga memiliki peran yang besar dalam jaringan Ibrahim Hongkong Cs.
"Syafwadi berperan sebagai pengantar narkoba menggunakan speed boat dari Penang ke tengah laut, bersama-sama dengan Daus," ujar Arman.
Menurut Arman, Syafwadi juga mengakui setidaknya sudah empat kali mengantar narkoba atas suruhan Ibrahim Hongkong. "Mendapat upah Rp 80 juta,” tegasnya.
Sebelumnya, BNN menangkap Firdaus di Bandara Aceh. Menurut Arman, saat ditangkap, Daus baru tiba dari Kuala Lumpur, Malaysia. Peran Daus juga cukup sentral dalam kasus ini.
"Daus adalah suruhan Ibrahim alias Hongkong untuk mengantar sabu-sabu dengan speed boat dari Pulau Pinang (Penang), Malaysia ke tempat serah terima di tengah laut,” ujar jenderal bintang dua ini.(boy/jpnn)
Menurut Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari, Syafwadi mengakui sudah empat kali mengantar narkoba atas suruhan Ibrahim Hongkong dengan upah Rp 80 juta.
Redaktur & Reporter : Boy
- Oknum Pegawai BNN Ditahan Jaksa terkait Narkoba
- Dor, Dor, Dor! Oknum Polisi Ini Terkapar Ditembak Petugas BNN
- Dipimpin Irjen I Wayan Sugiri, BNN dan Bea Cukai Musnahkan Ladang Ganja 3 Hektare di Aceh
- Bea Cukai dan BNN Berkolaborasi, Gagalkan 1,8 Kg Ganja di Sulteng
- Soal Tanaman Kratom, Menteri Pigai Singgung RUU Narkotika
- Kiprah Mukti Juharsa Berantas Jaringan Narkotika Internasional Berujung Promosi Jadi Irjen