Lagi, Pasien Meninggal Dunia Sebelum Keluar Hasil Tes Covid-19

Lagi, Pasien Meninggal Dunia Sebelum Keluar Hasil Tes Covid-19
Ilustrasi jenazah. Foto: Radar Bogor

jpnn.com, LUMAJANG - Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus Corona alias Covid-19 asal Lumajang, Jatim meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang pada Jumat malam kemarin.

Meski belum ada kepastian positif corona, Dinas Kesehatan Lumajang telah mengisolasi warga yang pernah kontak dengan korban.

Meninggalnya satu pasien dalam pengawasan asal Lumajang ini diungkapkan Direktur Rumah Sakit Dokter Haryoto Lumajang, dr. Halimi, saat menggelar jumpa pers di Pendopo Lumajang, Sabtu (21/3).

Menurutnya, pasien yang berjenis kelamin perempuan umur 73 tahun, warga Kecamatan Kota Lumajang ini sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Dokter Haryoto, Lumajang.

"Pasien baru datang menjalani ibadah umrah pada 13 Maret lalu itu, menderita sakit panas, dan sesak napas," tutur Halimi.

Berdasarkan hasil uji laboratorium pemerintah Provinsi Jawa Timur, warga tersebut diputuskan berstatus PDP hingga akhirnya, meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang.

"Pemerintah Lumajang belum mendapatkan keterangan resmi terkait penyebab kematian pasien. Hasil dari diagnosa sementara, pasien meninggal karena penyakit jantung," kata Dokter Halimi.

Pemerintah masih menunggu kepastian diagnosa penyakit virus coronanya. Namun demkian, pemerintah Lumajang telah melakukan identifikasi dan mengisolasi diri pada warga yang kontak dengan korban. (yos/pojokpitu/jpnn)

Dinas Kesehatan langsung mengisolasi warga yang pernah berkontak langsung dengan pasien PDP covid-19.


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News