Laser Batu Ginjal Lamongan

Oleh Dahlan Iskan

Laser Batu Ginjal Lamongan
Dahlan Iskan.

jpnn.com - ”Pak Dahlan, Lamongan juga punya lho,” ujar dokter Asro Abdah.

Ia ahli urologi. Lulusan Unair. Juniornya dokter Boyke Subhali, yang di Samarinda itu. Baca juga: Batu Ginjal di Tangan Boyke

Maksudnya: punya alat baru seperti yang di Samarinda itu.  Yang bisa dipakai untuk mengambil batu dalam ginjal. Yang posisi batunya nylempit sekali pun.

Nama alatnya: flexible ureteroscope (FURS). Memang RSUD Wahab Syachranie Samarinda yang pertama memilikinya. Sampai sekarang pun masih satu-satunya: yang kekuatan lasernya 100 watt.

Yang seangkatan dengan Samarinda itu adalah Balikpapan. Dengan kekuatan laser 30 watt.

Di balik kemajuan dua kota utama di Kaltim itu ternyata satu orang: dokter Rahim Dinata itu. Kepala RSUD Samarinda saat itu. Yang berjuang keras meyakinkan gubernur Kaltim. Untuk membeli alat tersebut.

Itulah sebabnya calon-calon ahli urologi dari Unair magang di Kaltim. Sebagian magang di Balikpapan. Di bawah bimbingan dokter Widiyanto Prasetyawan. Yang dulu magang di Jerman.

Sebagian lagi magang di Samarinda. Dibimbing dokter Boyke. Yang dulu magang di Korea.

Saya tidak tahu RS Muhammadiyah Lamongan hebat. Bagaimana mungkin RS Muhammadiyah di kota kecil seperti Lamongan seberani itu. Surabaya saja belum punya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News