Lawan Liga Arab, Assad Siap Mati

Lawan Liga Arab, Assad Siap Mati
Lawan Liga Arab, Assad Siap Mati
"Kami menyerukan agar semua pihak mengendalikan diri dan waspada. Ini adalah posisi kami," terang Putin sehari setelah menteri luar negerinya, Sergey Lavrov, menyamakan situasi di Syria dengan perang sipil.

 

Di sisi lain, kekerasan tetap terjadi saat deadline yang diberikan Liga Arab terlewati. Sedikitnya 17 orang tewas pada Sabtu lalu (19/11), saat kontak senjata terjadi di Kota Shayzar. Di antara korban tewas adalah empat agen intelijen pemerintah yang mobilnya diberondong tembakan oleh kelompok pria bersenjata.

 

Selain itu, dua tentara pendukung demonstran tewas karena saling serang dengan pasukan pro-Assad. Kekerasan terakhir menambah panjang korban tewas lantaran represi pemerintah Syria terhadap para demonstran prodemokrasi sejak Maret lalu. Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan, lebih dari 3.500 orang meninggal karena kekerasan tersebut.

 

Tindakan represif juga terjadi beberapa jam sebelum batas waktu yang diberikan Liga Arab kepada Syria berakhir. Blok negara Arab mengancam menjatuhkan sanksi jika kekerasan terhadap demonstran tetap berlanjut.

 

DAMASKUS - Presiden Syria Bashar Al Assad mengabaikan batas waktu yang diberikan Liga Arab agar menghentikan tindakan represif terhadap demonstran,

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News