Lestari Moerdijat Sebut Pembangunan Nonfisik Harus jadi Perhatian Serius

Lestari Moerdijat Sebut Pembangunan Nonfisik Harus jadi Perhatian Serius
Wakil MPR Lestari Moerdijat. Foto: dok MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan pencapaian pembangunan nonfisik harus menjadi perhatian serius karena memiliki peran penting dalam keberlangsungan proses pembangunan suatu bangsa.

"Pembangunan secara fisik memang penting bagi suatu negara, tetapi jauh lebih penting pembangunan nonfisik yang mampu melahirkan para pelaku pembangunan yang berkelanjutan bagi sebuah bangsa," kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/11).

Kementerian PPN/Bappenas mengembangkan Indeks Pembangunan Masyarakat (IPMas) yang ditujukan untuk mewakili ukuran capaian pembangunan nonfisik yang mampu memotret manusia Indonesia.

Pada 2021, pembangunan masyarakat Indonesia berada pada kategori sedang dengan capaian IPMas sebesar 62,85.

Nilai untuk masing-masing dimensi, yaitu inklusi sosial tercatat 56,37, kohesi sosial (78,08), dan pengembangan kapasitas masyarakat sipil (51,87).

"Kementerian PPN/Bappenas menilai tingginya nilai dimensi kohesi sosial melebihi rata-rata capaian IPMas menunjukkan terjadi kesetaraan bagi setiap individu dan kelompok untuk dapat berpartisipasi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan," tuturnya.

Menurut Lestari, alat ukur pembangunan nonfisik sangat penting, mengingat peran sumber daya manusia (SDM) sangat sentral dalam proses pembangunan nasional.

Rerie sapaan akrab Lestari menilai pembangunan nonfisik harus mampu melahirkan masyarakat dan anak bangsa yang mampu mewujudkan cita-cita para pendiri negeri yaitu masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan pencapaian pembangunan nonfisik harus menjadi perhatian serius.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News