LGBT di Medan Dinilai Meresahkan, Syaiful Mendorong Ada Pelarangan

LGBT di Medan Dinilai Meresahkan, Syaiful Mendorong Ada Pelarangan
Ratusan mahasiswa tergabung dalam Aliansi Mahasiswa USU Tolak LGBT berunjuk rasa di kampus USU di Medan, Sumut, Jumat (29/3/2019). (Dok ANTARA)

Oleh karena itu, Syaiful mendorong Pemerintah Kota Medan melalui organisasi perangkat daerah terkait mengkampanyekan bahwa penyakit sosial tersebut bisa disembuhkan.

Dia menyarankan agar pemerintah memperbanyak kegiatan positif bagi masyarakat, serta mendorong penyembuhan pelaku LGBT.

"Tidak boleh kita biarkan, karena makin bertambah nanti," ujar Syaiful yang juga ketua Fraksi PKS DPRD Kota Medan.

Sebelumnya, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan tidak memberi toleransi terhadap praktik pasangan sejenis atau LGBT di Kota Medan.

Hal itu disampaikan Bobby setelah melihat banyaknya pasangan diduga LGBT saat malam pergantian tahun di Kota Medan.

"Sepanjang saya jalan dari kantor Wali Kota Medan sampai sini, saya lihat kok yang cowok sama cowok," ujar Bobby.

Oleh karena itu, dia menegaskan perilaku seperti itu tidak boleh ada di Kota Medan.

"Enggak ada ya, Kota Medan enggak ada LGBT. Kita anti-LGBT," tegas Bobby di Medan, Sabtu malam (31/12).(antara/jpnn)


Politikus PKS Syaiful Ramadhan mendorong ada Perda yang melarang LGBT yang dinilai kian meresahkan warga Kota Medan. Begini penjelasannya.


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News