Lilis Histeris Melihat Ayahnya Bergulingan di Lantai

Lilis Histeris Melihat Ayahnya Bergulingan di Lantai
Petugas Polsek Ngawi memantau kondisi Safari di RS Widodo Ngawi pascaaksi bakar diri yang dilakukannya, kemarin (2/6). Foto: Loditya Fernandez/Radar Ngawi

Hal itu dibuktikan dengan temuan pihaknya di lokasi kejadian, polisi menemukan botol bekas pertalite yang dibeli korban beberapa hari belakangan di toko sekitar lokasi.

‘’Mungkin memang sudah dipersiapkan sebelumnya. Selain itu juga kondisi pintu kamar yang terkunci dari dalam,‘’ jelasnya.

Akibat aksi nekatnya itu, Safari mengalami luka bakar sekitar 75 persen. Hingga berita ini dihimpun, pihaknya belum berhasil memintai keterangan korban karena kondisinya kritis.

Pihak keluarga juga berencana merujuk Safari ke rumah sakit di Solo. ‘’Ini tadi masih di RS Widodo, cuma ada rencana untuk dibawa ke Solo,‘’ bebernya.

Lalu apa motif aksi nekat itu? AKP Sukisman mengaku belum dapat menyimpulkannya. Pihaknya belum mendapat keterangan dari korban.

Hanya, dugaan awal jika aksi tersebut dilakukan lantaran Safari mengalami depresi. Sesuai keterangan keluarga korban, beberapa hari terakhir perangai Safari berbeda.

‘’Padahal sebelumnya tidak pernah aneh-aneh, kondisinya juga baik-baik saja, tapi sejak beberapa hari ini sering ngamuk,‘’ tuturnya. (odi/pra)


Safari, 79, warga Dusun Jrubong Desa Jururejo Ngawi, Jatim, melakukan aksi bakar diri di dalam kamar rumahnya. Tubuh Safari mengalami luka bakar


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News