Lulusan SD jadi Juragan Antena, Kini Punya 13 Rumah

Lulusan SD jadi Juragan Antena, Kini Punya 13 Rumah
JURAGAN ANTENA: Lasiman di antara karyawan perusahaan Ante Radar miliknya. Foto: Dipta Wahyu/Jawa Pos

Lasiman tidak hanya fokus membuat antena. Awalnya, sebagian elemen antena dia beli, lalu dirangkai. Namun, seiring berkembangnya usaha, Lasiman memproduksi sendiri elemen itu. Misalnya, boks plastik dan ferit. Boks plastik dikerjakan karyawan pria di sebuah tempat yang disebutnya pabrik kecil.

Lasiman menjelaskan, boks plastik itu dibuat dari sampah gelas plastik yang diolah menjadi bijih plastik. Setelah itu, bijih plastik tersebut dicampur pewarna dan bahan tertentu untuk dicetak menjadi boks. ”Saya buat sendiri karena kalau beli, harganya tak seimbang dengan harga jual,” jelasnya.

Setelah semua rampung, antena siap diedarkan. Harga satu antena dibanderol Rp 15.000. Hasil usahanya itu kini dipasarkan hingga ke luar pulau.

”Di Surabaya sudah ada supplier yang ambil,” tuturnya yang saat diwawancarai tengah menyiapkan 230 koli antena untuk dikirim ke Palembang, Balikpapan, dan Jakarta.

Sejak tiga bulan terakhir, Lasiman juga membuat ferit. Itu adalah komponen elektronik yang biasanya digunakan pada pesawat penerima gelombang. Sebelumnya, dia mengimpornya dari Tiongkok. Tapi, tiga bulan terakhir, dia mampu memproduksinya. ”Di Indonesia belum ada yang produksi. Ya, mungkin baru saya yang punya ide bikin ferit,” katanya.

Keuntungan berlimpah berkat produksi ferit itu. Banyak yang antre memesan puluhan ribu ferit darinya. Dari hasil kerja kerasnya tersebut, kini Lasiman memiliki setidaknya 13 rumah. Pemberdayaan perekonomian warga pun membaik.

Bahkan, dia diajak untuk memberdayakan warga di Jalan Jarak oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. ’’Saya pasti mau. Sebab, tempat di mana saya mendapat rezeki, warga sekitar juga harus merasakan manfaatnya,’’ katanya. (*/c6/ayi)

 


JADI ingat kalimat dari mulut pengusaha terkenal Bob Sudino yang sudah almarhum itu. "Orang goblok sulit dapat kerja, akhirnya buka usaha sendiri.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News