Masker di Medan Habis

"Mulai dari tiga minggu lalu sudah habis. Bahkan 10 apotek kami di Medan juga sudah mulai kekosongan stok," katanya.
Untuk itu, PT Kimia Farma yang ada di Medan akan segera melakukan pengadaan stok masker pada Senin (25/11), mengingat tingginya permintaan. Sebelumnya 25 kotak yang berisi 100 masker ludes akibat tingginya permintaan. Bahkan para donatur yang ingin memberikan bantuan ke korban Gunung Sinabung juga terpaksa mengurungkan niatnya membeli dari PT.Kimia Farma.
"Ada tadi yang mau beli dalam jumlah besar untuk diberikan ke pengungsi, saya bilang sudah habis. Terpaksa dia beli dari apotik-apotik yang ada," katanya.
Pembagian masker secara gratis sejak semalam sebenarnya sudah dilakukan oleh sejumlah pihak. Diantaranya PMI, LSM dan juga instansi pemerintah. Namun akibat tingginya permintaan, dan sebaran pembagian masker gratis yang tak menyeluruh, membuat warga masih kesulitan mendapatkan masker.
Sementara itu, Rinaldi, seorang pengendara sepeda motor, mengaku sengaja mencari masker karena takut terkena Ispa yang dapat ditimbulkan debu vulkanik letusan Gunung Sinabung.
"Yang kita takutkan, kena ISPA. Makanya kalau lagi di luar rumah saya pakai masker. Dari mata saja sudah terasa debunya," katanya.(mag-5/mag-2)
MEDAN- Peningkatan frekuensi erupsi gunung Sinabung masih terus dirasakan masyarakat Medan. Meski berjarak cukup jauh yakni sekitar 50 kilometer,
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- 2.050 Karung Bawang Merah Diselundupkan dari Malaysia ke Bengkalis, Lihat
- 9 Dari 1.497 Jemaah Calon Haji Asal Semarang Batal Berangkat
- Dukung Asta Cita, Pemprov Sumsel Selaraskan Program 3 Juta Rumah dengan Visi Misi HDCU
- Bali Tolak Ormas GRIB Hercules, Kalimat Giri Prasta Tegas
- Identitas 12 Korban Tewas Akibat Kecelakaan Maut Bus ALS
- Kronologi Mobil Nissan Tabrakan Beruntun di Bandung, Pelajar Tewas setelah Terseret 80 Meter