Masker Dinilai Lebih Efektif Cegah Penularan Virus saat Naik Ojol

Masker Dinilai Lebih Efektif Cegah Penularan Virus saat Naik Ojol
Ilustrasi ojek online. Foto: ANTARA/M RISYAL HIDAYAT

jpnn.com, JAKARTA - Peneliti virologi dari Universitas Airlangga, Prof.dr Chairul Anwar mengatakan, masker tetap menjadi solusi terbaik saat beraktivitas, termasuk saat menggunakan ojek onlina (ojol).

Menurutnya, virus penyebab Covid-19 dapat menular lewat udara seperti virus flu. Penggunaan masker pun harus terstandar yang mampu menepis virus tersebut.

“Saat ini sudah ada bahan kain yang dilapisi dengan suatu bahan yang bisa menetralisir virus, dan ukuran pori dari masker tidak boleh dari 5 mikron,” kata Prof. Nidom, Senin (10/8).

Ia pun mengingatkan masyarakat untuk taat menggunakan masker agar mencegah penularan virus asal Wuhan, Tiongkok tersebut.

“Insyaallah virus bisa ditepis, apakah naik ojek atau taksi atau sedang kumpul dengan orang lain,” ujarnya.

Prof. Nidom menambahkan, adanya transmisi virus melalui udara membuat jaga jarak jadi tidak banyak berpengaruh. 

Jaga jarak dengan minimal 1 meter diasumsikan penularan melalui droplet. Sebab lontaran droplet diperkirakan sejauh 1 meter. Untuk itu ia meminta masyarakat tidak meremehkan virus corona.

"Dengan diketahui penularanya bisa melalui udara, maka jarak berapapun akan bisa dijangkau oleh virus tersebut," jelasnya.

Masker tetap menjadi solusi terbaik saat beraktivitas, termasuk saat menggunakan ojek onlina (ojol).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News