Mbak Fitriya Antar Kue Lebaran ke Lapas Pemuda Madiun, Isinya Ternyata

Mbak Fitriya Antar Kue Lebaran ke Lapas Pemuda Madiun, Isinya Ternyata
Petugas Lapas Pemuda Madiun memeriksa jajanan lebaran yang dibawa Fitriya untuk menyelundupkan narkotika jenis sabu-sabu seberat 8,26 gram ke lapas setempat. Foto: ANTARA/HO-Humas Kemenkumham Jatim

jpnn.com, MADIUN - Lapas Pemuda Madiun menggagalkan upaya penyelundupan sabu-sabu ke dalam lapas. Pelakunya seorang perempuan bernama Fitriya asal Surabaya.

Adapun modusnya adalah dengan cara disembunyikan dalam jajanan lebaran.

Kakanwil Kemenkumham Jatim Imam Jauhari dalam keterangannya diterima di Madiun, Rabu, mengatakan bahwa penyelundupan tersebut diketahui petugas penitipan barang di Lapas Pemuda Madiun saat memeriksa barang bawaan pengunjung seorang perempuan bernama Fitriya, warga Surabaya.

"Awalnya saat di bagian registrasi, mengaku mau kirim kue atau jajanan lebaran untuk suaminya seorang warga binaan berinisial MF yang sedang menjalani pembinaan di Lapas Pemuda Madiun," ujar Imam Jauhari.

Sesuai dengan SOP yang ada, petugas lalu menggeledah satu per satu jajanan yang mereka bawa, mulai dari keripik tempe, thumbprint cookies, dan beberapa macam keripik lain.

"Petugas curiga saat memeriksa keripik tahu karena berongga dan seperti ada bekas-bekas lem," kata Imam.

Kecurigaan itu menguatkan prediksi petugas akan meningkatnya potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama momen Idulfitri.

Menurut dia, euforia malam lebaran dan hari libur akan dimanfaatkan salah satunya dengan menyelundupkan narkoba ke dalam lapas.

Lapas Pemuda Madiun menggagalkan upaya penyelundupan sabu-sabu ke dalam lapas. Pelakunya seorang perempuan bernama Fitriya asal Surabaya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News