Mbak IM Bawa Kabur Uang Arisan Online Rp 500 Juta, Korbannya Para Mahasiswi Ini

Mbak IM Bawa Kabur Uang Arisan Online Rp 500 Juta, Korbannya Para Mahasiswi Ini
Sejumlah korban menunjukkan bukti laporannya ke SPKT Polda Sumsel. Foto: edho/sumeks.co

jpnn.com, PALEMBANG - Sedikitnya 10 orang yang didominasi mahasiswa mendatangi Polda Sumsel, Kamis (11/2/2021). Mereka mengaku telah menjadi korban dugaan  penipuan arisan online yang dikelola IM, yang kini tidak diketahui keberadaannya.

Menurut korban, owner arisan online yang mereka ikuti tidak membayar sejumlah uang yang merupakan hak para member.

Terlapor adalah berinisial IM, warga Kertapati Palembang ini juga tidak ada iktikad sama sekali untuk membayar uang arisan anggotanya.

Dalam laporan korban bernomor : LPB/44/1/2021/SPKT itu, korban mengalami kerugian dengan total hampir Rp 500 juta.

“Uang sebanyak 500 juta tersebut belum sama sekali dikembalikan oleh owner arisan dari total 40 member arisan,” kata JS salah satu korban usai memberikan keterangan di SPKT Polda Sumsel, Kamis (11/2/2021).

Hingga saat ini, baik owner maupun admin arisan online tersebut tidak ada kabar dan tidak diketahui keberadaannya.

“Dihubungi pihak keluarganya juga tidak dijawab. Kami cari juga tidak pernah ketemu. Kejadian ini terjadi awal Desember tahun lalu,” terang JS.

Para korban berharap dengan adanya laporan polisi ini, pihak owner ada iktikad baik untuk bertemu dan mengembalikan uang mereka.

Sedikitnya 10 orang yang didominasi mahasiswa mendatangi Polda Sumsel, Kamis (11/2/2021). Mereka mengaku telah menjadi korban dugaan penipuan arisan online yang dikelola IM, yang kini tidak diketahui keberadaannya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News