Media Australia Soroti Polemik RUU Ketahanan Keluarga

Media Australia Soroti Polemik RUU Ketahanan Keluarga
Kelompok transgender saat aksi unjuk rasa pada International Day Against Homophobia di Jakarta, 17 Mei 2008. (Reuters: Dadang Tri)

"Politik identitas adalah jebakan terhadap demokrasi, ancaman bagi kesulitan dan toleransi," katanya.

Namun sejak menjabat sebagai presiden di tahun 2014, banyak organisasi dan pengamat hak asasi yang mempertanyakan komitmen Jokowi untuk melindungi HAM.

Keputusan Joko Widodo dalam memilih Ma'ruf Amin, yang pernah menyatakan bahwa homoseksualitas adalah tindakan kriminal, misalnya, dinilai sebagian kalangan sebagai upaya sinis untuk meredam serangan berbasis agama kepada Jokowi pada Pemilu 2019.

Beberapa tahun belakangan, komunitas LGBT di Indonesia telah mengalami penggrebekan oleh polisi di tempat kerja, rumah dan tempat hiburan.

Homoseksualitas tidak dinyatakan ilegal di Indonesia, namun orang-orang dengan orientasi seksual tersebut sering mengalami pelecehan oleh pihak berwenang.

Media Australia Soroti Polemik RUU Ketahanan Keluarga Photo: Protes anti-LGBT di Banda Aceh. (ABC News: Adam Harvey)

 

Tahun lalu, anggota senior dalam kabinet Presiden Jokowi membela keputusan Jaksa Agung untuk menerbitkan lowongan kerja yang tidak menerima kandidat LGBT.

Menurut laporan Human Rights Watch yang terbit bulan lalu, angka HIV dari pria yang berhubungan seks dengan pria meningkat lima kali lipat dari 5 persen menjadi 25 persen.

Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketahanan Keluarga memuat banyak aspek soal kehidupan keluarga Indonesia

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News