Memenangkan Ganjar Pranowo di Sumbar Memang Takmudah, Jokowi Pernah 2 Kali Kalah

Memenangkan Ganjar Pranowo di Sumbar Memang Takmudah, Jokowi Pernah 2 Kali Kalah
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (tengah) bersama Ketua DPD PDIP Sumbar Alex Indra Lukman (kiri) dan Bupati Dharmasraya Sutan Rizka Tuanku Kerajaan (kanan) saling bergenggaman tangan di Rakerda DPD PDIP Sumbar di Padang, Selasa (4/7). Foto: Humas DPP PDIP

jpnn.com, PADANG - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP menghadapi tantangan berat di Sumatera Barat (Sumbar).

Menurut Ketua Dewan pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sumbar Alex Indra Lukman, party-id atau identifikasi partai banteng tersebut di provinsi berjuluk Ranah Minang itu masih rendah.

Party-id adalah kedekatan psikologis antara seseorang dengan partai tertentu. “Kita akui bahwa party-id (PDIP) sangat rendah,” ujar Alex pada Rakerda DPD PDIP Sumbar di Padang, Selasa (4/7).

Menurut Indra, hal yang khas dari Sumbar ialah kedekatan seseorang dengan komunitas. Oleh karena itu, PDIP menggunakan pendekatan komunitas dalam menyusun daftar calegnya untuk Pemilu 2024 di Sumbar.

“Yang tinggi itu adalah community-id. Jadi, penyusunan caleg ini pun berdasarkan daerah asal atau daerah kelahiran,” kata Alex dalam pertemuan yang dihadiri Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto itu.

Meski demikian, Alex menegaskan kader-kader PDIP di Sumbar tidak patah semangat dalam menghadapi pesta demokrasi mendatang.

Kader PDIP di Sumbar, kata Indra, juga akan getol mengampanyekan Ganjar Pranowo sebagai capres dari partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu.

“Walaupun kemudian susah, sulit kondisi itu, tidak membuat kami menyerah dan kami akan menyosialisasikan Pak Ganjar Pranowo,” kata Alex.

PDIP Sumbar menghadapi tantangan berat dalam menghadapi Pemilu 2024 karena persoalan party-id yang masih rendah di masyarakat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News