Menang Mudah, Cino Kecewa

Menang Mudah, Cino Kecewa
Menang Mudah, Cino Kecewa
JAKARTA - Menang KO secepatnya jamaknya menjadi tujuan petinju bayaran. Namun, kekecewaan malah dirasakan Daud "Cino" Jordan ketika mengakhiri perlawanan Hardian Siregar pada ronde kedua dini hari kemarin (23/12). Juara kelas bulu (57,1 kg) versi WBO Aspac Youth itu kecewa karena tidak bisa mengetes kemampuan. Dia mendapatkan lawan yang terlampau ringan.

Wasit G. Borlak menghentikan pertarungan nongelar delapan ronde itu pada ronde kedua setelah pukulan kombinasi bertubi-tubi yang dilontarkan Cino tak mampu diantisipasi Hardian. ''Kelihatannya, lawan sudah kalah mental dulu. Ini yang membuat lawan tak bisa mengembangkan permainan,'' kata Damianus Jordan, pelatih yang juga kakak kandung Cino kepada Jawa Pos setelah pertandingan.

Dalam pertarungan tersebut, Cino sebenarnya tidak bertarung di kelasnya. Dia menyesuaikan diri dengan lawannya di kelas ringan junior (58,9 kg). Atau, satu tingkat di atas kelas bulu. Dengan melawan petinju yang satu kelas di atasnya, Cino diharapkan bisa memperoleh pengalaman berharga. Nyatanya, Cino terlalu mudah mengalahkan Hardian. Cino pun mengungkapkan, motivasinya berlipat dalam pertarungan itu karena mendapatkan dukungan dari Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang.

Keunggulan Cino memang langsung terlihat sejak ronde pertama. Beberapa kali pukulan straight Cino mendarat ke muka Hardian. Bahkan, wasit G. Berlak sempat menghentikan pertarungan dan meminta dokter pertandingan memeriksa Hardian karena pelipis kirinya mulai robek.

JAKARTA - Menang KO secepatnya jamaknya menjadi tujuan petinju bayaran. Namun, kekecewaan malah dirasakan Daud "Cino" Jordan ketika mengakhiri

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News