Menangis Sekali Seminggu Bisa Kurangi Stres, Ini Penjelasannya

Menangis Sekali Seminggu Bisa Kurangi Stres, Ini Penjelasannya
Kim Kardashian menangis. Foto: Hollywoodlife

jpnn.com - Penelitian telah menghubungkan air mata sebagai cara untuk melepaskan emosi, kesedihan, kecemasan dan frustrasi.

Menurut Junko Umihara, seorang profesor di Nippon Medical School di Jepang, menangis mungkin juga menjadi solusi terbaik Anda dalam mengurangi stres.

"Menangis adalah tindakan membela diri terhadap tekanan yang terakumulasi," kata Umihara, seperti dilansir laman MSN, Rabu (23/1).

Di Jepang, lebih banyak sekolah dan perusahaan yang mendorong siswa dan karyawan untuk menangis, karena bisa meredakan stres. Dengan demikian, bisa meningkatkan kesehatan mental.

Sebagai contoh, Hidefumi Yoshida, seorang mantan guru sekolah menengah yang sekarang menyebut dirinya "namida sensei," atau "guru air mata," mengatur kegiatan untuk membantu orang-orang di sekolah dan perusahaan di seluruh Jepang dan mereka kemudian mengakui manfaat dari menangis ini.

"Tindakan menangis lebih efektif daripada tertawa atau tidur dalam mengurangi stres. Jika Anda menangis seminggu sekali, Anda bisa menjalani hidup bebas stres," jelas Yoshida.

William Frey, seorang peneliti di Ramsey Medical Center di Minneapolis menemukan bahwa air mata refleks mengandung 98 persen air, sedangkan air mata emosional mengandung hormon stres dan racun.

Ketika kita menangis, kita secara efektif mendetoksifikasi tubuh kita dari akumulasi zat-zat ini. Penelitian lain telah menemukan bagaimana menangis menstimulasi produksi endorfin, jadi kita merasa lebih baik. "Saya bersyukur ketika saya bisa menangis," kata psikiater Judith Orloff.

Penelitian telah menghubungkan air mata sebagai cara untuk melepaskan emosi, kesedihan, kecemasan dan frustrasi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News