Mencari Pemimpin Perguruan Tinggi yang Mumpuni

Mencari Pemimpin Perguruan Tinggi yang Mumpuni
Pemimpin. ILUSTRASI. Foto: Pixabay.com

Picu Kecurigaan Publik

Kemelut pilrek Unpad Bandung masih terus berlangsung. Bukan hanya tereliminasinya sejumlah calrek yang sudah terpilih, melainkan juga waktu pengunduran pemilihan ulang yang tidak berujung pangkal.

“Sejumlah pihak mengatakan, inilah bentuk ketidakberdayaan Rudiantara selaku Ketua MWA Unpad dan Mohamad Nasir, Menristekdikti. Dengan jatah 7 suara atau setara 35 persen dalam pilrek, Nasir dan Rudiantara, bisa membuat Unpad seolah tidak berdaya,” ungkap Chaidar Maulana Wardhana, Koordinator Lapangan (Korlap) Aliansi Masyarakat Peduli Unpad.

Awalnya, pilrek Unpad lancar-lancar saja. Namun, kekisruhan dan kasak-kusuk mulai terjadi ketika rektor yang juga petahana masuk delapan besar tidak lolos alias tereliminasi dalam tiga besar.

Pilrek pun akhirnya terkatung-katung hingga tiga kali diundur dengan berbagai alasan. Kedua menteri ini sangat berperan atas tarik ulurnya proses pilrek.(fri/jpnn)


Pengamat Sosial Yayat Ruhiyat mengatakan perguruan tinggi tidak hanya memegang peranan dalam hal pendidikan, namun juga pada aspek sosial. Sebab perguruan tinggi yang dikelola profesional akan melahirkan nilai dan kepercayaan bagi publik. Untuk mewujudkan


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News