Mengaku Anak TNI, Pria Ini Tidak Percaya Covid-19, Melawan Petugas

Mengaku Anak TNI, Pria Ini Tidak Percaya Covid-19, Melawan Petugas
Tangkapan layar video saat seorang pengendara yang mengaku anak anggota TNI menolak disanksi saat kedapatan tidak menggunakan masker dan tidak percaya Covid-19. Foto : Tangkapan layar video warga Kampung Rambutan

jpnn.com, JAKARTA - Seorang pria melawan petugas gabungan yang melakukan razia masker di Jalan Tanah Merdeka, Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur pada Kamis (4/3) siang.

Dari video yang didokumentasikan warga, terlihat pria berusia sekitar 30 tahunan itu menolak sanksi karena tak mempercayai keberadaan Covid-19.

"Kalian (petugas) itu nyusahin, Covid-19 itu enggak ada," kata pria yang mengendarai motor tersebut kepada petugas.

Petugas gabungan berusaha memberikan imbauan bahwa Covid-19 nyata dan sudah banyak memakan korban jiwa.

Namun si pria itu justru balik menantang dan menyatakan bahwa Covid-19 tidak ada.

"Sudah, gue mau jemput anak sekolah. Nanti gue ke sini lagi," ujarnya sambil menarik tangan seorang petugas dengan nada tinggi.

Pria itu kemudian balik menantang dan menyatakan bahwa ayahnya merupakan seorang prajurit TNI sambil tetap menolak diberi sanksi.

Lantas pria tersebut mengajak seorang anggota TNI untuk ikut ke rumahnya.

Seorang pria mengaku sebagai anak anggota TNI mengaku tidak percaya dengan Covid-19 dan menolak diberi sanksi saat kedapatan tidak menggunakan masker.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News