Mengatasi Jerawat dengan Aseton, Amankah?

Mengatasi Jerawat dengan Aseton, Amankah?
Ilustrasi wanita berjerawat. Foto Familinia

Misalnya, tekanan darah menjadi sangat rendah, gangguan pernapasan, dan hilang kesadaran (pingsan). Karena itulah, Anda sangat tidak disarankan untuk memakai aseton untuk wajah yang berjerawat. 

Hindari Aseton, Gunakan Bahan Aman Ini untuk Atasi Jerawat

Aroma aseton yang sangat tidak ramah di saluran pernapasan seharusnya sudah menjadi alasan kuat untuk tidak memakai cairan tersebut sebagai obat jerawat.

Ketimbang aseton, dr. Arina menganjurkan Anda memilih obat yang mengandung bahan-bahan, seperti asam salisilat, benzoyl peroxide, niacinamide, dan tea tree untuk mengatasi jerawat.

Semua bahan tersebut aman dan memang efektif untuk menghilangkan jerawat. Jika ingin lebih ampuh dan cepat, Anda bisa berobat ke dokter untuk mendapatkan resep obat antibiotik ataupun retinoid.

Antibiotik topikal mampu membunuh bakteri penyebab masalah kulit, sedangkan retinoid dapat meredakan peradangan hingga merangsang pertumbuhan sel kulit baru. 

Keduanya tersebut lebih efektif jika dikombinasikan dengan benzoyl peroxide. Jangan lupa untuk membersihkan wajah sebanyak dua kali sehari dengan air bersih dan sabun berbahan lembut.

Hindari mengaplikasikan riasan yang terlalu tebal selama pengobatan berlangsung. Ini supaya tidak ada pori-pori kulit yang tersumbat.(klikdokter)

Cairan aseton selain untuk membersihkan kuteks rupanya juga sering digunakan oleh beberapa orang sebagai cara mengatasi jerawat di wajah.


Redaktur & Reporter : Yessy

Sumber klikdokter

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News