Mengenang 1.000 Hari Ibu Ani Yudhoyono Wafat, Ibas Gelar Doa Bersama

Mengenang 1.000 Hari Ibu Ani Yudhoyono Wafat, Ibas Gelar Doa Bersama
Edhie Baskoro Yudhoyono menggelar selawatan untuk mengenang 1.000 hari ibu Ani Yudhoyono wafat di di Pendopo Halking, Pacitan (4/3/2022). Foto: Humas Partai Demokrat

jpnn.com, PACITAN - Hampir tiga tahun Edhie Baskoro Yudhoyono telah berpisah untuk selamanya dengan mendiang sang ibu.

Ibas, putra kedua pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan (almh) Kristiani Herrawati ini mengobati rasa rindunya dengan menyambangi kampung halamannya, Kabupaten Pacitan.

Di tengah kesibukannya sebagai wakil rakyat, Ibas menyempatkan hadir di Pendopo Halking untuk mengikuti selawatan dan doa bersama mengenang 1000 hari kepergian ibunya (4/3/22).

Berpisah dengan sosok yang sudah melahirkan, membesarkan dan memberikan kasih sayang sejak kecil memang bukan hal yang mudah.

Ibas tampak begitu khusyuk dan penuh haru melantunkan doa-doa untuk Memo, panggilan sayang Ibas kepada ibunya.

“Pacitan terkenal dengan julukan kota 1001 goa, pesona dan budaya dan hari ini kita berdoa mengenang 1.000 hari kepergian Ibu Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono. Matur Nuwun sedherek sedoyo; Saya mendoakan semoga jemaah sekalian juga bisa mendapat syafaat dari 1.000 bintang yang bersinar malam hari ini, dan InsyaAllah akan dibalas Allah dengan beribu-ribu amal kebaikan,” ungkap Ibas dan dijawab “Amin Amin YaRabb…”

Ibas juga mengaku sangat rindu dengan Kabupaten Pacitan, kota yang memiliki banyak kenangan baginya. Adanya pandemi COVID-19 membuat Ibas tidak bisa leluasa kembali pulang ke ‘rumah’nya.

Ada kalimat yang mengatakan “jauh di mata, dekat di hati,” namun bagi Ibas tetap rasanya ada yang hilang jika tidak bisa bertemu langsung.

Ibas menyempatkan hadir di Pendopo Halking Pacitan untuk mengikuti selawatan dan doa bersama mengenang 1000 hari kepergian ibunya Ani Yudhoyono (4/3/22).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News