Menhan Ajak Masyarakat Bumi Sriwijaya Perangi Hoaks

Menhan Ajak Masyarakat Bumi Sriwijaya Perangi Hoaks
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memberikan sambutan pada saat Apel Dandim dan Danrem, Rabu (28/11). Foto: Puskom Publik Kemhan

jpnn.com, PALEMBANG - Dalam rangka memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu mengadakan silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan pemuda se-Sumatera Selatan.

Dalam kegiatan yang berlangsung di kediaman salah satu tokoh masyarakat Muhammad Aminuddin, Jl. Bungaran Delapan, Kota Palembang, Ryamizard menyampaikan bahwa pemerintah telah menjalin komunikasi dengan semua negara di dunia, untuk menghadapi ancaman teroris generasi ke-3 seperti ISIS.

“Salah satu contohnya adalah peristiwa pengeboman yang terjadi di Jawa Timur beberapa waktu lalu, yang menggunakan ibu-ibu dan anak-anak sebagai eksekutor,” ujarnya di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (1/4).

Selain itu, lanjut Ryamizard, PKI yang telah melakukan pemberontakan sebanyak tiga kali di Indonesia, serta HTI/Khilafah yang tidak berlandaskan Pancasila, juga dinilai sebagai musuh bangsa Indonesia saat ini.

“Indonesia bukan negara agama, tapi negara yang manusianya beragama, berdasarkan Pancasila, yakni sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa,” tegas mantan Kepala Staf Angkatan Darat ini.

BACA JUGA: Menhan: PKI dan Khilafah Ancaman Nyata terhadap Pancasila

Menurutnya, para ulama memiliki tugas dan tanggung jawab yang penting di Indonesia. Yakni ikut melestarikan budaya bangsa Indonesia yang terkenal sopan santun dan ramah tamah, bukan marah-marah.

“Soal politik boleh berbeda, tapi harus tetap bersilaturahmi, bukan terpecah belah. Dan ujung dari Bela Negara adalah Menjaga Pancasila,” ucap pria yang lahir di Kampung Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan ini.

Menhan Ryamizard Ryacudu mengadakan silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan pemuda se-Sumatera Selatan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News