Mensos Salurkan Bantuan Sosial di Kampung Halamannya

Mensos Salurkan Bantuan Sosial di Kampung Halamannya
Menteri Sosial Idrus Marham saat memberikan bantuan di Kabupaten Pinrang, Sulsel. Foto: kemensos

"Ayahnya beliau itu buruh tani di lahan orang, ibunya jualan sarang ubi, untuk tambahan biaya sekolah, Pak Idrus menyambit rumput dan menjualnya ke peternak kuda,” imbuhnya.

Jika keluarga Pak Idrus ada di masa sekarang, mungkin termasuk keluarga yang dapat bantuan sosial PKH dan BPNT.

Hadir dalam acara tersebut Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dirjen Penanggulangan Fakir Miskin, Direktur Jaminan Sosial Keluarga, Direktur Pesisir, Pulau-Pulau Kecil dan Perbatasan Antar Negara, Kepala BBPPKS Makassar, Wakil Bupati Pinrang, Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan dan Dinas Sosial Kabupaten Pinrang.

Dalam sambutannya, Mensos Idrus Marham menyampaikan salam kesejahteraan bagi hadirin sekalian dari Presiden, bahwa kehadirannya di tengah-tengah masyarakat ini merupakan amanat.

"Saya membawa komitmen dari Presiden yang secara tegas meminta agar program prioritas nasional yang menjadi tugas dan kewajiban Kementerian Sosial dikawal dengan sungguh-sungguh dan serius,” jelasnya.

Secara khusus ada lima tugas yang diberikan Presiden Jokowi kepada Mensos.

Pertama, pastikan anak anak penerima PKH sekolah, bahkan bukan hanya sekolah, namun juga berprestasi. Setiap anak berprestasi harus diberikan penghargaan.

Kedua, memastikan bansos yang diterima sesuai dengan yang ketentuan dalam program. Misalnya bansos PKH besarnya Rp1.819.000 per KPM per tahun dicairkan 4 kali dalam setahun maka kenyataan di lapangan juga harus sesuai dengan pedoman itu; atau Bantuan Beras Sejahtera diterims 10 kg tanpa ada bayar bayar alias gratis.

Menteri Sosial Idrus Marham menyalurkan bansos dalam acara Penyaluran Bansos Non Tunai Program Keluarga Harapan dan Bansos Pangan Rastra di Kabupaten Pinrang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News