Mentan Syahrul Dorong Pengembangan Pertanian Terpadu di Bogor, Ini Tujuannya

Mentan Syahrul Dorong Pengembangan Pertanian Terpadu di Bogor, Ini Tujuannya
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meninjau pertanian terpadu atau integrated farming yang dikelola P4S Swen Inovasi Mandiri di Ciomas, Bogor, Rabu(18/1). Foto: Dokumentasi Humas Kementan

jpnn.com, BOGOR - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mendorong pengembangan pertanian terpadu (integrated farming) dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan nilai tambah usaha tani.

Menurutnya, ini dapat diwujudkan salah satu dengan mengoptimalkan eksistensi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S), seperti yang dilakukan P4S Swen Inovasi Mandiri di Bogor.

"Ibu Sri adalah contoh orang yang bisa memanfaatkan segala kemampuan dan ilmunya dengan ketekunan yang kuat dengan mengembangkan integrated farming di lahan seluas 1.500 meter persegi dengan pengelolaan yang efektif," kata Mentan Syahrul.

Hal ini disampaikan Mentan Syahrul saat meninjau pertanian terpadu yang dikelola P4S Swen Inovasi Mandiri di Ciomas, Bogor, seusai menghadiri pelantikan Rektor IPB periode 2023-2028, Rabu(18/1).

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan dua periode itu meminta agar kawasan integrated farming P4S Swen Inovasi Mandiri Bogor bisa dikembangkan di daerah lain melalui peningkatan peran program P4S pada petani dan penyuluh.

Sebab, langkah ini mampu menambah pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

"Seperti yang barusan kami tinjau, di lahan yang tidak terlalu luas, bisa dijadikan lahan pertanian yang efektif," terangnya.

Di lahan tersebut terdapat tanaman pangan hingga perternakan ayam, sapi, domba, lele dan lainnya.

Mentan Syahrul mendorong pertanian terpadu yang diterapkan di P4S Swen Inovasi Mandiri Bogor bisa dikembangkan di daerah lain

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News