Menteri BUMN Erick Thohir Diminta Hati-Hati Memilih Dirut PLN

Menteri BUMN Erick Thohir Diminta Hati-Hati Memilih Dirut PLN
Erick Thohir. Foto: Fathan Sinaga/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMNErick Tohir diminta mengkaji ulang pemilihan calon dirut PLN.

Erick diharapkan tidak memilih calon direktur utama PLN berdasarkan hasil rekrutmen pada era Sofyan Basir.

"Informasi yang kami terima, khusus untuk PLN, lebih kurang 18 nama calon direksi yang ada di Kementerian BUMN dominan berasal dari anak perusahaan PLN, yang proses rekrutmennya sudah sejak Mei 2019 pada masa Dirut PLN Sofyan Basir. Jadi rekrutmen bukan di masa kepemimpinan Thohir," kata pendiri Indonesian Audit Watch (IAW) Junisab Akbar dalam keterangan yang diterima, Selasa (12/11).

Junisab menilai seleksi direksi sebaiknya turut menyertakan orang-orang di lingkaran PLN agar  mendapat komposisi calon yang ideal.

Di samping itu, orang-orang PLN kemungkinan besar akan lebih mengetahui problematika yang ada di perusahaan penyuplai seterum tersebut ketimbang pihak lain.

"Ideal harus di-review, dengan cara menyertakan personel yang berimbang dari potensi PLN. Dari pihak luar tetap tidak masalah asal komposisinya tidak dominan. Dengan demikian Menteri BUMN akan mendapat direksi yang mumpuni," tambah Junisab.

Junisab menduga, penyebab calon direksi PLN dominan berasal dari anak perusahaan lantaran ketidakterbukaan pola rekruitmen.

"Menteri BUMN sebaiknya mengkaji ulang sistem yang tertutup layaknya kotak pandora di lingkungan PLN," pungkas dia. (tan/jpnn)

Menteri BUMN Erick Thohir diharapkan tidak memilih calon dirut PLN berdasarkan hasil rekrutmen pada era Sofyan Basir.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News