Meski Jokowi Tobat Full, PA 212 Tetap Ogah

Meski Jokowi Tobat Full, PA 212 Tetap Ogah
Sekjen Dewan Syuro DPD Front Pembela Islam DKI Jakarta Habib Novel Bamukmin (tengah) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (5/1) pukul 15.40. Fathan Sinaga/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Persaudaraan Ulama atau PA 212 konsisten tidak mendukung Joko Widodo dalam Pilpres 2019, sekalipun mantan Gubernur DKI Jakarta itu menggandeng ulama, yakni Kiai Ma’ruf Amin.

Menurut Juru Bicara PA 212 Novel Bamukmin, sulit bagi mereka menghilangkan ingatan saat presiden yang karib disapa Jokowi itu mati-matian membela penista agama dan melakukan kriminalisasi ulama.

“Kalau pun Jokowi tobat full berubah 180 derajat, maka kami serahkan kepada masyarakat, silakan mau pilih siapa. Tetapi kami harga mati tidak memilih Jokowi,” kata dia, Rabu (15/8).

Namun, kalau nantinya Jokowi tak bertobat dan mengorbankan ulama demi menutupi kemungkarannnya maka, PA 212 bakal menyerukan haram memilih mantan Wali Kota Solo itu.

“Insyaallah kami serukan haram dipilih sebagai capres dan memang tujuan kami masih bulat #2019GantiPresiden,” tegas dia. (cuy/jpnn)


Novel Bamukmin mengklaim PA 212 sulit melupakan saat pemerintah Jokowi melakukan kriminalisasi ulama.


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News