Motif Saracen Jadi Polemik, Ekonomi atau Politik?

Motif Saracen Jadi Polemik, Ekonomi atau Politik?
Produsen hoaks yang tergabung dalam sindikat Saracen (berpakaian seragam tahanan warna oranye) di Mabes Polri, Rabu (23/8). Foto: Ilham Wancoko/Jawa Pos

Namun, praktisi hukum Eggi Sudjana menepis motif ekonomi dalam kasus Saracen. Eggi yang merasa namanya dicatut untuk ditempatkan sebagai dewan penasihat Saracen meyakini ada motif politik di baliknya.

"Saya tidak percaya dengan sekedar motif ekonomi. Ini motif politik jelas. Ada proses devide et impera, ada proses pemecahbelahan bangsa kita. Karena ini sesungguhnya anti-Islam. Mereka ini gerakan-gerakan anti-Islam enggak suka dengan gerakan Islam," tegasnya.(fat/jpnn)


Motif grup Saracen dalam membuat hoaks dan ujaran kebencian sekaligus menyebarkannya di medsos bergulir menjadi polemik. Apakah motifnya karena ekonomi,


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News