Sabtu, 17 November 2018 – 09:25 WIB

MoU Persahabatan Antarparlemen RI-Lebanon Perlu Realisasi

Jumat, 13 Juli 2018 – 17:51 WIB
MoU Persahabatan Antarparlemen RI-Lebanon Perlu Realisasi - JPNN.COM

jpnn.com, BEIRUT - Wakil Ketua DPR RI, Dr. Fadli Zon, M.Sc melakukan pertemuan terbatas dengan Ketua Parlemen Republik Lebanon, Y.M. Nabih Berri di Kantor Ketua Parlemen Lebanon, Rabu waktu Beirut (11/7/2018).

Fadli Zon didampingi oleh sejumlah delegasi DPR RI diantaranya Elnino M.Husein Mohi (Komisi I), Hj. Ratieh Sanggarwaty (Komisi X), Tubagus Soenmandjaja Roekmandis (Komisi III) Seding Ishak (Komisi VIII), Andika Pandu Puragabaya (Komisi I), dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon, H.E. Achmad Chozin Chumaidy.

Di tengah suasana politik yang sedang hangat seiring dengan tarik ulur pembentukan kabinet pemerintahan Lebanon, Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon menyampaikan ucapan selamat atas berjalannya Pemilu Legislatif Lebanon pada 6 Mei 2018. Fadli Zon menyampaikan pemilu tersebut berjalan baik dan lancar sehingga telah terpilih para anggota parlemen sebanyak 128 orang.

Selain itu, Fadli Zon juga mengucapkan selamat atas terpilihnya Nabih Berri sebagai Ketua Parlemen untuk yang keenam kalinya. Fokus pembicaraan kedua pimpinan lembaga legislatif tersebut adalah seputar rencana kerja sama antarparlemen.

Dalam catatan KBRI Beirut, Ketua Parlemen Nabih Berri pernah mendapatkan undangan dari Ketua DPR-RI tertanggal 18 Februari 2016 untuk melakukan kunjungan kehormatan ke Indonesia. Kunjungan itu dalam rangka membuat MoU persahabatan antarparlemen.

Lebih lanjut, pada pertemuan antara Ketua Parlemen Lebanon dan Fadli Zon di sela-sela sidang International Parliamentary Union tanggal 23-27 November 2016 di Jenewa, telah disepakati bahwa kunjungan akan dilaksanakan pada akhir November 2016. Namun demikian, hingga kini rencana kunjungan tersebut belum terlaksana karena masih belum menemukan kecocokan waktu dan kesempatan.

Dalam pertemuan kali ini, Fadli Zon kembali menyampaikan undangan kepada Ketua Parlemen Lebanon untuk dapat hadir ke Indonesia dalam rangka menghadiri acara World Parliamentary Forum on Sustainable Development, di Bali 12-13 September 2018 mendatang.

Selain itu, kesempatan kunjungan Ketua Parlemen Lebanon juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan pendatanganan MoU kerja sama antar Parlemen. Menanggapi undangan tersebut, Nabih Berri mengatakan bahwa dirinya berkeinginan untuk melakukan kunjungan ke Indonesia pada September mendatang. Namun, kunjungan ini disesuaikan dengan kondisi perpolitikan di Lebanon.

SHARES
TAGS   dpr
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar