MPM Dihentikan Corona, ANS dan NPM Coba Bertahan

MPM Dihentikan Corona, ANS dan NPM Coba Bertahan
Sejumlah penumpang bus NPM saat akan menaiki bus menuju Jakarta. Foto: Indra - Padek

Menyikapi kondisi demikian, dia menyatakan, ANS memberlakukan promo tiket Rp 300 ribu kepada penumpang yang akan berangkat ke Jakarta. “Tiket masih promo. Rp 300 ribu ke Jakarta. Sebelumnya Rp 425 ribu. Berlaku untuk penumpang yang berangkat dari Bukittinggi atau Padang,” tukas Yen.

Hal senada diungkapkan Staf Operasional NPM (Naikilah Perusahaan Minang) Perwakilan Padang, Heru Wanda (34). Dia mengatakan hingga saat ini armada NPM masih beroperasi seperti biasa. 

“Untuk antisipasi virus corona, armada yang akan berangkat disemprot dengan cairan disinfektan. Begitu juga dengan kru, penumpang, barang-barang, dan semuanya. Suhu tubuh kru dan penumpang juga dicek menggunakan alat deteksi suhu tubuh. Alhamdulilah belum ada penumpang yang terdeteksi virus corona,” ujarnya.

Namun, Heru mengakui, jumlah armada yang dioperasikan rute Padang-Jakarta, mengalami penurunan hampir 60 persen.

“Biasanya yang berangkat dari Padang ke Jakarta sebanyak tiga armada per hari, sekarang hanya satu armada. Dan penumpang isinya hanya 30 orang, tidak full seperti biasa,” sebutnya.

Dia menambahkan, kondisi tersebut sudah mulai terjadi sejak seminggu belakangan. Tidak hanya untuk rute Padang menuju Jakarta, tetapi sebaliknya dari Jakarta menuju Padang. “Harga tiket masih normal. Rute Padang-Jakarta untuk kelas eksekutif plus tetap Rp 425 ribu dan kelas bisnis Rp 350 ribu,” papar Heru. (tim padang ekspres)

Gara-gara corona, MPM berhenti mulai 26 Maret hingga waktu yang belum bisa ditentukan.


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News