Murka Karena Di-Bully, Bos PDIP Lapor ke Polisi

Murka Karena Di-Bully, Bos PDIP Lapor ke Polisi
MELAPOR. Gubernur Cornelis (berkaca mata, berbaju batik merah) duduk sederet Kapolda Erwin Triwanto (paling depan) membuat laporan polisi di ruangan SPKT Polda Kalbar, Senin (15/5), terkait penghinaan dan pelecehan melalui media sosial yang dialaminya. Termasuk lah orasi yang dilakukan salah satu Ormas di Bundaran Digulis Untan Pontianak, beberapa waktu lalu. FOTO: ACHMAD MUNDZIRIN/RAKYAT KALBAR/JPNN

Ada pula video berisi orasi yang dilakukan salah satu ormas di Bundaran Digulis Untan Pontianak.

Ormas mana yang dia maksud? Cornelis memilih bungkam.

"Ya, ada yang melakukan penghinaan, pelecehan, dan penghasutan. Dan orasi langsung di Bundaran Untan. Itu yang saya laporkan," kata Cornelis.

Dia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

"Kami tidak main hakim sendiri, ini langkah terbaik. Kami serahkan kepada hukum karena ini negara hukum," tegas mantan bupati Landak itu.

Sementara itu, Martinus mengatakan, kliennya bertindak sebagai saksi korban. “Laporan ini tujuannya meredam. Selanjutnya kami serahkan kepada pihak kepolisian," kata Martinus. (Achmad Mundzirin/ Mohamad iQbaL)


Gubernur Kalimantan Barat Cornelis murka setelah di-bully salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) beberapa waktu lalu.


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News