Musnahkan 16 Kg Barbuk Narkotika, BNN Selamatkan 32 Ribu Jiwa

Musnahkan 16 Kg Barbuk Narkotika, BNN Selamatkan 32 Ribu Jiwa
BNN gelar pemusnahan barang bukti hasil lima kasus tindak pidana kasus penyalahgunaan narkotika dengan total 16 kilogram selama kurun waktu September hingga Oktober 2023 di lapangan Gedung BNN, Jakarta pada Jumat (10/11/2023). ANTARA/Hendri Sukma Indrawan

jpnn.com, JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan barang bukti 16 kilogram barang bukti narkotika.

Barang haram tersebut diamankan dari lima kasus tindak pidana kasus penyalahgunaan narkotika selama kurun waktu September hingga Oktober 2023.

"Total barang bukti yang dimusnahkan, yaitu 16.427,16 gram terdiri dari 15.774,80 gram sabu-sabu, 652,36 gram ganja, dan 150 butir kapsul berisikan serbuk ekstasi," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen I Wayan Sugiri saat acara pemusnahan barang bukti di lapangan Gedung BNN Jakarta, Jumat.

Sugiri menjelaskan dari total barang bukti ini, BNN RI memperkirakan sebanyak 32.025 jiwa dapat diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika di Tanah Air.

"Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan lima kasus tindak pidana narkotika dengan jumlah tersangka sebanyak 18 orang," katanya.

Diketahui barang bukti yang disita sebanyak 15.827,80 gram sabu dan 653,50 gram ganja, kemudian disisihkan 53,00 gram sabu, 1,14 gram ganja dan 15 kapsul berisikan serbuk ekstasi untuk kepentingan uji laboratorium di persidangan.

Lebih lanjut, Wayan Sugiri menjelaskan dari kelima kasus tindak pidana narkotika terdapat peredaran gelap narkotika jenis Shabu jaringan internasional dari Malaysia dan Zambia.

Untuk negara terakhir yang disebut, pihak BNN RI terus melakukan pengejaran dan memasukkan pelaku WNA asal Nigeria ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

BNN memusnahkan barang bukti 16 kilogram barang bukti narkotika jenis sabu-sabu, ganja, dan ekstasi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News