Naik Kuntilanak Bayar Rp 50 Ribu, Hi hi hi hi hi...

Naik Kuntilanak Bayar Rp 50 Ribu, Hi hi hi hi hi...
Kadispora Kalbar, Kartius. Foto: DESKA IRNANSYAFARA/Rakyat Kalbar/JPNN.com

Orang dekat Gubernur Cornelis ini mengingatkan, jangan ada pihak yang mengejek idenya tersebut. Apalagi sampai mengatakan dirinya sepok.

“Kalau ada yang mengolok (mengejek) saya, dia sepok, tidak pernah ke luar negeri,” tukas Kartius.

Menurutnya, negara yang pertumbuhan perekonomiannya bagus adalah mengandalkan dunia pariwisata.

Sedangkan negara yang mengandalkan Sumber Daya Alam (SDA), pertumbuhan ekonominya agak stagnan. Oleh karena itu, sebagai ibu kota Provinsi Kalbar, Kota Pontianak mesti dipermak.

“Kita tidak punya destinasi wisata menarik, yang ada hanya Tugu Khatulistiwa dan museum. Kebun binatang tidak ada, hutan kota juga tidak ada, yang ada hanya ada hutan Pemprov,” ujarnya.

Padahal, kata dia, Kalbar adalah hutan. Tapi, ibu kota provinsi tidak memiliki hutan kota.

“Ini karena pariwisatanya tidak berjalan,” kritik Kartius.

Sementara itu, Wali Kota Pontianak, H Sutarmidji SH MHum melalui halaman akun facebook-nya sempat menyinggung soal wacana pembangunan patung Kuntilanak ini.

Kartius, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalimantan Barat  yang baru dilantik, langsung membuat gebrakan untuk

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News