JPNN.com

Nasdem Kesal Surya Paloh Disebut Deklarasi Anies sebagai Capres 2024

Kamis, 25 Juli 2019 – 00:45 WIB Nasdem Kesal Surya Paloh Disebut Deklarasi Anies sebagai Capres 2024 - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Syarif Abdullah Alkadrie menyesalkan berbagai macam tudingan miring soal pertemuan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sekretaris Fraksi Partai Nasdem di DPR itu mengatakan bahwa tidak seharusnya penyataan Paloh dianggap seolah-olah telah mendeklarasikan Anies sebagai calon presiden 2024. Bahkan, kata dia, Paloh dituding seolah-olah memunculkan polarisasi baru. Syarif menyesalkan Paloh seolah-olah hendak dibenturkan dengan Presiden Jokowi.

Syarif mengatakan bahwa soal berita yang menyebutkan Surya Paloh mendukung Anies sebagai capres 2024 hanya bahasa di media yang muncul setelah bosnya di Partai Nasdem itu menjawab pertanyaan wartawan.

Menurut dia, Paloh tidak mendeklarasikan mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu sebagai calon orang nomor satu di Indonesia pada Pilpres 2024.

Anggota DPR dari daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Barat (Kalbar) itu menjelaskan, Paloh sebenarnya menyatakan bahwa kalau semua orang memiliki keinginan tentu harus berproses. “Artinya, berproseslah. Kalau memang dalam kenyataan Anies mendapat tempat untuk itu tidak menjadi halangan bagi Partai Nasdem untuk mendukung. Artinya, tetap berproses, selesaikan pekerjaan sebagai gubernur. Kalau lebih tinggi nanti, itu kan pertanyaan teman-teman wartawan, bukan mendeklarasikan langsung Anies sebagai presiden,” kata Syarif, Rabu (24/7).

Sebelumnya diberitakan, PDIP mengaku kaget dan kecewa atas sikap Partai Nasdem yang menyatakan siap mencalonkan Anies sebagai presiden pada Pilpres 2024.

Politikus PDIP Eva Kusuma Sundari justru khawatir manuver Partai Nasdem tersebut akan membuat polarisasi baru pasca-Pilpres 2019, padahal Jokowi tengah bekerja keras menghilangkan pembelahan di masyarakat.

BACA JUGA: Hidayat PKS: Sudahlah Pak Jokowi Urusi Saja Permintaan Koalisinya

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
tomo