Nenek Ramadhoni Dipukuli Begal, Motornya Dirampas, Wali Kota Bereaksi Keras

Nenek Ramadhoni Dipukuli Begal, Motornya Dirampas, Wali Kota Bereaksi Keras
Wali Kota Medan Bobby Nasution (kiri) ketika menjenguk Ramadhoni Hasibuan, penyapu jalan yang menjadi korban begal, di RSUD dr Pirngadi Medan, Senin (3/1/2022). Foto: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Medan

jpnn.com, MEDAN - Ramadhoni Hasibuan, 53, penyapu jalan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan yang menjadi korban pembegalan di Jalan Pinus, Medan Timur, Minggu (2/1) pagi.

Akibat pembegalan itu, korban terpaksa merelakan sepeda motornya dibawa kabur kawanan begal. Selain itu, Ramadhoni mengalami luka-luka karena dianiaya pelaku begal di kawasan Kompleks DPRD Kota Medan. 

"Korban kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD dr Pirngadi Medan.," ujar Wali Kota Medan Bobby Nasution usai menjenguk korban di rumah sakit, Senin (3/1/2022).

Bobby meminta kepolisian segera menangkap pembegal seorang penyapu jalan di Kecamatan Medan Timur.

“Kami sangat menyayangkan musibah ini. Saya minta pihak terkait agar menangkap pelaku. Saya berharap agar peristiwa serupa tak terjadi lagi," kata Bobby, di Medan, Senin.

Bobby sempat berbincang dengan korban dan memberikan tawaran berupa uang muka sepeda motor, tetapi secara halus ditolak korban.

Akhirnya Bobby memberikan bantuan berupa uang tunai untuk membeli motor baru, agar setelah pulih Ramadhoni bisa kembali bekerja dengan lancar.

Ia memastikan perawatan Ramadhoni di RSUD dr Pirngadi Medan berjalan dengan baik dan lancar.

Ramadhoni Hasibuan, 53, penyapu jalan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan yang menjadi korban pembegalan di Jalan Pinus, Medan Timur, Minggu (2/1) pagi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News