Nih, Hasil Survei Terbaru Elektabilitas Cagub Jabar, Wow!

Nih, Hasil Survei Terbaru Elektabilitas Cagub Jabar, Wow!
TB Hasanuddin (kanan) dan Anton Charliyan (kiri) yang berpasangan sebagai calon gubernur-calon wakil gubernur Jawa Barat dari PDIP. Foto: Ricardo/JPNN.Com

”Hal ini tentu perlu menjadi perhatian bagi dua pasang calon yang bersaing sengit secara demografis pemilih. Basis keunggulan ini bisa dimaksimalkan dengan 'perang darat', kampanye langsung ke masyarakat, tanpa melupakan faktor media sosial yang juga jadi sangat penting pada Pilkada kali ini,” kata Eko.

Di lokasi yang sama, Direktur Eksekutif CSIS, Philips J Vermonte yang hadir sebagai penanggap mengatakan, PDIP mempunyai tugas yang sangat berat di Pilgub Jawa Barat.

Sebab, pasangan yang diusung PDIP, TB Hasanuddin-Anton Charliyan, hanya memperoleh suara 2,5 persen dalam survei Cyrus.

”Calon yang diusung PDIP suaranya kecil sekali, ini menunjukkan ironi besar dari parpol terbesar di Jawa Barat. PDIP dan Gerindra, menurut saya, mulai agak keteteran dibanding partai lain, jika dilihat berdasarkan survei ini PR berat sekali,” kata Philips kepada wartawan, Senin (5/2).

Menurut Philips, di Pilgub Jabar 2018, PDIP cenderung mempunyai tekanan psikologis karena sebelumnya partai berlambang banteng moncong putih itu juga kalah di DKI Jakarta dan Banten.

”Kelihatan tekanan psikologis lebih banyak dari PDIP karena waktu 2014 dulu tren untuk PDIP sangat positif, padahal dulu di luar pemerintahan menjadi oposisi selama 10 tahun, waktu itu PDIP pada Pilkada 2012 dan 2013 sangat positif, mulai dari Jokowi menang jalan ke Jabar selama proses pilkada menjadi underdog, tetapi jelang pemilihan malah juara kedua,” tutur dia.

Sementara itu, pasangan Sudrajat dan Ahmad Syaikhu, yang diusung Partai Gerindra, juga memperoleh hasil suara yang cukup rendah di survei, yaitu 5 persen. Partai Gerindra dan PDIP dinilai tidak solid dan belum siap di Pilgub Jabar 2018.

”Solidaritas partai pendukung Pak Sudrajat dan Hasanudin tak solid juga, menurut saya, pekerjaan besar yang diakibatkan karena kedua partai ini kelihatan tidak siap dalam menyiapkan calonnya untuk Jawa Barat. Padahal ini sangat penting,” jelas Philips.

Hasil survei menunjukkan, dari empat pasangan calon di Pilgub Jabar, persaingan terjadi antara Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News